Gubernur: Sumut harus Turun TFR Jadi 2,5

Gubernur SumutlogobareskrimMEDAN | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho meminta kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut untuk menurunkan Total Fertility Rate (TFR) atau Angka Kelahiran Total di Sumut menjadi 2,5.

“Di Indonesia TFRnya 2,6 dan di Sumut masih 3,0. Kepada BKKBN Provinsi Sumut untuk menurunkan TFR menjadi 2,5. Ini yang menjadi komitmen kita dan terus menjadi program kami di Sumut,” ujar Gubsu Gatot Pujo Nugroho, kemarin, di Medan.

Gubsu berharap, seluruh stakeholder dapat bersama-sama mendesain generasi berencana yang lebih baik lagi masa depannya dan harus menjadi lebih baik dari kita sebagai orang tua.

“Indonesia dimungkinkan menjadi negara besar ke 5 di dunia paling tidak dalam 20 tahun kedepan, maka SDM , budaya agar menjadi yang lebih baik ke depannya, menjadi generasi berencana. 5 tahun kedepan Sumut menjadi yang lebih sejahtera, berdaya saing dengan cara berfikirnya tidak hanya dari Sumber Daya Alamnya,” kata Gubernur.

Gatot meminta kepada kabupaten/kota di Sumut, untuk menerapkan UU Nomor 5 Tahun 2009 tentang pengembangan kependudukan dan keluarga. “Artinya tanpa harus menunggu Peraturan Pemerintah (PP), kabupaten/kota harapannya membentuk pejabat paling tidak setingkat eselon II/B untuk menangani pengembangan kependudukan dan pembangunan keluarga,” pintanya.

Harus diakui, tambahnya, selama ini belum ada tupoksi khusus untuk menangani pengembangan kependudukan dan keluarga yang kalau di Sumut mungkin di biro Pemberdayaan Perempuan.

“Tetapi dengan amanah ini kami akan lebih fokus dan menyiapkan dan menyurati kab/kota atas nama Gubernur menyiapkan sesuai amanah UU ini sehingga ada pejabat yang menanganinya secara khusus. Artinya dengan adanya ini akan terjadi pembinaan keluarag dan TFR-nya target saya sejak zaman pak Indra (Kepala Perwakilan BKKBN Sumut sebelumnya) TFR Sumut menjadi 2,5. Faktor hambatannya yaitu budaya, maka kita akan ajak peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, bahwa tantangan Indonesia ke depan adalah ledakan penduduk,” jelas Gubernur. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *