Pemprovsu akan Beri Kompensasi bagi Pengungsi Gunung Sinabung, Asal…

 

Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyelempangkan ulos kepada Kasad Letjen TNI Budiman dalam pertemuan di Hotel Grand Aston Aston, Jl. Balaikota Medan.
Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyelempangkan ulos kepada Kasad Letjen TNI Budiman dalam pertemuan di Hotel Grand Aston Aston, Jl. Balaikota Medan.

bareskrimMEDAN | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memberikan kompensasi sebesar Rp 50 ribu kepada pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang bersedia bekerja. Kompensasi tersebut merupakan Program Pemberdayaan Masyarakat Pengungsi yang tersebar di sejumlah titik penampungan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Ir H Tengku Erry Nuradi MSi menyatakan, berdasarkan data terkini, jumlah pengungsi yang tersebar di 31 titik mencapai 18 ribu orang. Sebagian besar ditampung di jambur, rumah ibadah, gedung pertemuan dan tanah lapang.

“Hingga kini masyarakat belum diizinkan pulang ke rumah terutama bagi mereka yang tinggal di radius 3 kilometer karena Gunung Sinabung masih dalam status awas,” sebut Erry.

Menurut Erry, kondisi tersebut menyebabkan warga tidak dapat beraktifitas seperti biasanya. Bahkan warga yang selama ini menggantungkan hidup dari pertanian di kaki Gunung Sinabung, terpaksa meninggalkan lahannya dan kehilangan mata pencarian.

“Untuk menjamin pengungsi dapat memenuhi kebutuhan, maka digulirkan Program Pemberdayaan Masyarakat Pengungsi yang berlangsung selama 20 hari sejak tanggal 10 hingga 30 Desember 2013,” tambah Erry.

Kompesasi tersebut merupakan bentuk perhatian Pemprovsu terhadap pengungsi yang tidak dapat melakukan aktivitas pertanian karena terpaksa tinggal di lokasi penampungan. Penyaluran kompensasi sendiri disalurkan melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), termasuk apa saja bidang pekerjaan yang diberikan kepada pengungsi.

“Silahkan berkoordinasi dengan BPBD bagi warga pengungsi yang ingin bekerja. Apa bentuk pekerjaan akan ditentukan oleh BPBD juga. Program ini salah satu langkah memberdayaakan masyarakat yang tidak dapat bekerja seperti biasa akibat erupsi Gunung Sinabung,” ujar Erry.

Dalam kesekmpatan yang sama, Erry juga menyampaikan apresiasi kepada aparat TNI yang telah terlibat aktif dalam penanggulangan bencana Gunung Sinabung dalam 3 bulan terakhir.

“Pemprovsu dan BPBD Sumut sangat terbantu dengan adanya pengerahan pasukan dalam penanggulangan erupsi Sinabung,” sebut Erry. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *