Hore! Australia Beri Beasiswa ke PNS

bareskrimMEDAN | Pemerintah Australia memberikan beasiswa kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Australia Awards Scolarships memberikan kesempatan kepada PNS, dalam memberikan sumbangsih bagi pembangunan Indonesia dan membina hubungan yang kuat dengan Australia.

Utusan Duta Australia di Jakarta, Adityo Setiawan mengatakan, proses seleksi beasiswa ini selain PNS, juga terbuka untuk umum, tanpa memandang gender, suku dan keterbatasan fisik.

Untuk persyaratan minimum yang diperlukan, pelamar para individu dari sector pemerintahan dan swasta, yang tidak boleh CPNS. Pelamar tidak boleh lebih usia 42 tahun, pelamar harus memiliki IPK minimal 2,90 (untuk Aceh, NTB, NTT, Papua, Papua Barat dengan IPK minimal 2,75).

Lalu pelamar untuk jenjang master harus memiliki nilai IELTS minimal 5,0 atau TOEFL institusional /paper –based minimal 500 atau TOEFL inter-based minimal 61. Pelamar untuk jenjang doctor (PhD) harus memiliki nilai IELTS minimal 6,0 atau TOEFL. Pelamar harus mengambil bidang studi yang tercakup dalam bidang yang telah dipriritaskan.

Pelamar jenjang master harus memiliki gelar S1. Pelamar jenjang doctor harus sudah gelar S2 dan diharuskan berposisi sebagai pembuat kebijakan, penelitian atau dosen.

Dokumen yang diperlukan, sertifikat asli IELTS atasu institutional TOEFL, Fotocopy ijazah & transkrip S1 yang dilegalisir bagi pelamar program master dan doctor, fotocopy Ijazah & transkrip S2 yang dilegalisir bagi pelamar program doctor, proposal penelitian bagi pelamar program master (50% riset) dan pelamar doctor, proposal penelitian harus menggunakan format yang telah disediakan di
www.australiaawardsindonesia.org.

Lalu referensi dari pembimbing S2 pelamar program doctor, daftar riwayat hidup dalam bahasa inggris, fotocopy KTP atau paspor, fotocopy akte kelahiran.

Adapun tunjangan yang diberikan, pelatihan bahasa inggiris di Indonesia, tunjangan hidup sebelum keberangkatan ke Australia, biaya pemeriksaan medis dan rongen sebagai syarat mendapatkan visa, asuransi kesehatan untuk penerima beasiswa selama di Australia, biaya perjalanan ke dan dari Australia di awal dan akhir masa studi, lalu dana penunjang di awal perkuliahan, program pengenalan akademik di Australia sebelum dilaksanakannya perkuliahan, biaya hidup selama di Australia, biaya pendidikan untuk level master atau doctor, bantuan tutorial tambahan (jika dibutuhkan), penelitian lapangan di Indonesia atau di Australia, dan biaya perjalanan untuk reuni keluarga.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Medan- Syaful Bahri Lubis menuturkan, beasiswa bergengsi ini telah diberikan oleh Pemerintah Australia selama lebih 50 tahun dan menjadi bagian penting dari program Kerjasama pembangunan Australia di Indonesia.

Sebagai penerima Australia Awards Scolarships peserta beasiswa akan mendapatkan kualifikasi yang diakui secara internasional dari universitas di Australia dan membantu untuk meraih karir yang bisa mendorong perubahan.

“Pemerintah Australia berkomitmen untuk mendukung kesuksesan peserta biasiswa melalui pengalaman akademis dan praktis yang akan membantu mendapatkan pengetahuan dan keahlian untuk mendukung perkembangan social dan ekonomi Indonesia. Pemberian tunjangan dan dukungan selama masa studi,” kata Syaiful, Senin (20/1) di Balai Kota, saat menerima kunjungan perwakilan kosulat Australia. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *