Gita Wirjawan Minta SMK Teladan Giatkan Kewirausahaan Mandiri

bareskrimMEDAN | Menteri Perdagangan RI Gita Irawan Wirjawan meminta siswa SMK agar menguasai teknologi dan menantang siswa agar nanti mampu memproduksi ponsel, mobil dan pesawat. Ia mengaku miris dengan ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap ponsel. Namun, disisi lain ponsel buatan dalam negeri sama sekali belum diproduksi.

“Saya yakin siswa YPT Teladan Medan nantinya akan mampu membuat ponsel, kenapa tidak kita produksi saja?,” kata Gita Wirjawan di hadapan 3.000-an siswa-siswi Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT) Teladan Medan di Jalan Pertiwi/Bersama Kecamatan Medan Tembung, kemarin.

Gita Wirjawan menyempatkan diri menyinggahi sekolah YPT Teladan di sela-sela kunjungan kerjanya di Medan. Kedatangan menteri perdangan RI ini disambut Ketua Pembina YPT Teladan Medan Drs J Sibuea, Ketua Pengurus YPT Ir Roni Parningotan Sibuea MPd, Kepala SMA Swasta Teladan Drs Kasto Nadir, Kepala SMK Swasta Teladan Drs R Manurung.

Gita menyebutkan, agar mampu bersaing dengan bangsa lain pada ASEAN Economy Community 2015 maka satu-satunya cara yakni meningkatkan produktivitas serta mencintai produksi dalam negeri.

Gita Wirjawan mengimbau mereka supaya benar-benar belajar sebagai seorang anak didik. Untuk membangkitkan motivasi siswa, Gita menuturkan kisahnya semasa remaja. Sejak masih SMA, kata Gita, dirinya sudah berusaha mandiri dengan berwirausaha. Menurutnya, jika sedari muda mulai menanamkan tekad untuk mandiri maka jika sudah dewasa akan gampang untuk memulai usaha pekerjaan sendiri.

“Saya sudah mendengar banyak prestasi yang ditorehkan para siswa sekolah ini dalam perlombaan di tingkat provinsi maupun nasional. Saya pun senang melihat antusiasme siswa sekolah ini dalam berkreativitas,” kata Gita Wirjawan.

Mendag ini juga memberikan beasiswa pendidikan kepada 20 siswa senilai Rp 200 ribu per siswa setiap bulannya itu sebagai bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan untuk memotivasi siswa lebih giat belajar.

Sementara itu, Ketua Pembina YPT Teladan Medan Drs J Sibuea mengaku tak menyangka sekolahnya merupakan salah satu sekolah yang termasuk dalam agenda kunjungan kerja menteri perdagangan RI.

Menurut J Sibuea, yayasannya yang mengasuh SMK dan SMA Swasta Teladan Medan ini memang kerap mendorong siswa-siswinya agar aktif mengikuti perlombaan. Upaya itu membuahkan prestasi juara antara lain dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) untuk tingkat Kota Medan dan Provinsi.

Disebutkannya, SMK Swasta Teladan meraih akreditasi A Plus (amat baik) oleh Badan Akreditasi Sekolah dan menggunakan sistem manajemen mutu ISO 9001 – 2008. Sedangkan SMA Swasta Teladan Medan juga meraih akreditasi A Plus dan merupakan Rintisan Sekolah Standar Nasional.

Sedangkan Kepala SMK Swasta Teladan Drs R Manurung didampingi Kepala Bidang Kesiswaan Drs Janter Nainggolan mengungkapkan konsep pembelajaran yang disarankan menteri perdagangan RI tersebut telah lama dijalankan di sekolah itu. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *