SBY ke Medan | Sniper Disiagakan

bareskrimMEDAN | Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), menyiagakan sejumlah personil Sniper (penembak jitu) di sejumlah lokasi strategis, disamping melibatkan sebanyak 2215 personil yang terdiri dari 645 satuan tugas Poldasu, 600 personil dari Polresta Medan, 515 personil Polres Deli Serdang, 364 personil Polres Tanah Karo, 60 personil Polres Dairi, dan 30 personil dari Polres Simalungun.

Persiapan dan penempatan seluruh personil tersebut adalah untuk mengamankan kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, yang akan tiba di Medan pada hari ini, Kamis (23/1/2014) sekitar pukul 11.00 WIB, melalui Bandara Polonia.

Selain ribuan personil dan penempatan sniper tersebut, Poldasu juga menyiapkan sejumlah kendaran taktis (Rantis) yang meliputi Barracuda, Water Cannon, dan juga Security Barrier.

Kasubbid PID Humas Poldasu, AKBP MP. Nainggolan, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (22/1) menyampaikan, berbagai persiapan untuk pengamanan kunjungan Presiden SBY tersebut juga dilakukan personil gabungan dari TNI dan Polri. Dan dalam pengamanan itu, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Istu Harris bertindak sebagai Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Pengamanan Presiden.

“Operasi pengamanan ini langsung di bawah kendali Pangdam I/BB selaku Pangkoops. Untuk Polri, kami siapkan 2215 personil dari Poldasu dan jajarannya,” kata MP Nainggolan.

Menurut dia, selain mengamankan kunjungan Presiden ini, personil pengamanan juga disiapkan untuk mengamankan rombongan dan juga masyarakat.
Selain pengamanan di sejumlah lokasi, pengamanan atas kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini juga dilakukan di sejumlah tempat yang rencananya akan dikunjungi. Salah satunya adalah Hotel JW Marriot, yang dijadwalkan akan menjadi tempat penginapan bagi Presiden dan rombongannya.

“Kita juga melakukan pengamanan terhadap kendaraan kepresidenan dan rombongan,” ujar MP Nainggolan.

MP.Nainggolan mengimbau, agar seluruh lapisan masyarakat turut serta dalam menjaga keamanan sehingga situasi tetap kondusif.

Ditanya, bagaimana jika terdapat aksi demo yang dilakukan dalam kunjungan Presiden tersebut, dengan tegas MP Nainggolan mengatakan, bahwa tidak ada izin yang diberikan.

“Tidak ada izin demo yang diberikan. Kalau ada demo akan segera dibubarkan, karena demo itu tidak mempunyai izin,” tegas MP Nainggolan.

MP Nainggolan juga menyampaikan, bahwa untuk pengamanan kunjungan Presiden SBY ini, pihaknya telah memberikan pengarahan kepada seluruh personil tentang tata cara pengamanan tersebut.

“Semua personil sudah diberikan tata cara pengawalan kunjungan Presiden ini. Bila perlu, dihutan pun akan kita tempatkan personil,” kata MP Nainggolan.

Sementara itu, untuk agenda kunjungan Presiden SBY yang akan menemui korban erupsi gunung Sinabung, lanjut MP.Nainggolan, pihaknya akan selalu melakukan kordinasi jalur dengan petugas Lalu lintas, sejak jalan dari Medan menuju Tanah Karo. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *