Alamak! Buruh Bangunan Jadi Korban Perampokan, Tewas

bareskrimMEDAN | Aksi kriminalitas di wilayah Kota Medan dan sekitarnya semakin merajalela. Tak mengenal siapa korbannya, seakan-akan pelakunya main sikat saja. Asalkan memperoleh keuntungan dari aksi kejahatannya.

Terbukti, seorang buruh bangunan pun menjadi mangsa perampokan. Bahkan, juga nekad menghabisi nyawa korbannya. Alamak jang!!!

Zikri (35), yang berprofesi buruh bangunan ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya yang berada di Perumahan Nabila III Dusun III Desa Sei Rotan Percut Sei Tuan, Jumat (21/2/2014). Korban tewas diduga karena disekap perampok menggunakan bantal.

Informasi dihimpun, perampokan ini mengakibatkan harta benda korban berupa satu unit sepeda motor dan ponsel raib digasak pelaku. “Kejadiannya pada malam hari, saat mati lampu disitu pelakunya masuk,” kata adik korban Tati (30).

Dijelaskannya, mayat korban tewas pertama kali diketahui oleh istrinya, Rosmawati saat pulang ke rumahnya Jumat pagi, dari melihat iparnya yang melahirkan.

Keluarga korban yang mendatangi lokasi pembunuhan tidak percaya kasus pembunuhan bermotif murni perampokan. “Begitu banyak rumah yang lebih kaya disini, kenapa cuma si korban yang dirampok,” katanya.

Tati mengatakan, kuat dugaan kasus pembunuhan yang diwarnai perampokan ini memiliki unsur motif dendam. Sebab kalau pelaku hanya mau mengambil sepeda motor, tak perlu harus membunuh korban.

Menurutnya, korban yang seharinya bekerja sebagai buruh bangunan perumahan, dikenal bagus dalam bekerja. Karena proyeknya banyak, mungkin ada motif dendam.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan dibantu tim Ident Polresta Medan yang mendapat kabar tersebut langsun turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan mayat korban diotopsi ke RSUD dr Pirngadi Medan.

Kanit Reskrimm Polsek Percut Seituan, AKP Zulkifli Harahap saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, masih menyelidiki kasus kematian korban. “Masih kita lidik. Kita juga telah mengumpulkan beberapa bukti dan memeriksa sejumlah orang saksi termasuk istri korban,” ujarnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *