Pemda harus Perhatikan Program KKBPK

bareskrimMEDAN | Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat diwakili Sekretaris Utama, Ambar Rahayu membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut Tahun 2014, Rabu (26/2/2014), di Hotel Emerald Medan.

Sestama (Sekretaris Utama) BKKBN Pusat, Ambar Rahayu mengatakan, tahun 2014 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010 – 2014 serta menuju berakhirnya Millenium Development Goals (MDGs) 2015.

“Untuk mencapai RPJMN dan MDGs, pemerintah daerah harus dapat memperhatikan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota,” kata Sestama.

Menurutnya, Program KKBPK sebagai bagian integral dari pembangunan sosial, budaya dan ekonomi bangsa yang tidak dapat dipisahkan dengan pembangunan sektor terkait lainnya akan memberikan kontribusi yang berarti terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Gubsu Bidang Pendidik dan Kesehatan, HM Fitriyus menyebutkan, pembangunan kependudukan dan keluarga berencana nasional yang dilaksanakan merupakan rangkaian upaya dalam pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk seimbang yang berkualitas.

“Pembangunan tersebut diarahkan sebagai upaya pengendalian kuantitas penduduk melalui pembangunan kependudukan dan keluarga berencana serta pengembangan dan peningkatan kualitas penduduk melalui perwujudan keluarga kecil yang sejahtera,” ujar Fitriyus mewakili Gubsu.

Dalam rangka pencapaian sasaran-sasaran dalam rencana kerja Kependudukan dan Keluarga Berencana khususnya di Provinsi Sumut telah dilakukan langkah-langkah akselerasi dan strategis sejak tahun 203 dan akan dilanjutkan pada tahun 2014.

“Langkah-langkah yang telah disusun diharapkan dapat terwujud sinkronisasi kegiatan dan penganggaran baik lintas program, sektor dan antar pusat dan daerah dalam pencapaian tujuan program kependudukan dan keluarga berencana nasional,” jelasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *