Alamak! Pencuri Burung Tewas ‘Dihakimi’ Massa

bareskrimMEDAN | Marisi Aritonang (23) warga Perumnas Mandala, tewas dihajar massa karena kedapatan mencuri burung glatik milik Roni Tobing (46) warga Jalan Taud Gang Sukaria Siderejo Hilir, Percut Sei Tuan, Selasa (4/3) subuh. Sedangkan seorang pelaku berhasil kabur dari amukan warga.

Kejadian itu bermula saat kedua tersangka masuk ke rumah Roni dengan memanjat pagar. Kedua pria ini bermaksud untuk mencuri burung glatik yang berada di teras rumah korban.

“Ada dua orang bang, masuk ke rumahnya,” ujar seorang warga bernama Ari (27).

Namun pemilik rumah terbangun karena mendengar suara yang mencurigakan. Begitu membuka pintu, Roni melihat ada dua pria yang tidak dikenalnya.

“Begitu terbangun, dibukanya pintu depan dan langsung menjerit,” pungkas dia.

Melihat kedua tersangka yang mencurigakan, Roni langsung berteriak maling sehingga mengundang perhatian warga. Mendengar jeritan dari korban, massa langsung berkeluaran rumah dan menangkap Marisi.

Begitu tertangkap, massa yang terlanjur emosi langsung menghajarnya hingga tewas seketika. Sedangkan seorang pelaku lagi yang masih buron berhasil kabur. “Langsung ditangkap dan dihajar,” akunya.

Mendapatkan kabar, petugas Polsek Percut Sei Tuan turun ke lokasi. Kemudian jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan.

“Yang satu masih kita buron, yang tewas itu ada yang mengenal,” jawab Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Ronald Sipayung, Selasa (4/3/2014). (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *