Ngaku Dijebak | Dosen USU Ketangkap Bawa Sabu

MEDAN | Perbuatan ini tak pantas ditiru. Seharusnya sebagai pengayom pendidikan bagi generasi muda, namun malah sebaliknya tingkah lakunya tak mencerminkan sebagai seorang pendidik.

Hal itu lah yang dilakukan salah seorang dosen Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial Drs CN, yang kebekuk oleh Sat Narkoba Polresta Medan karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 0.17 gram.

“Kita mengamankan seorang pengguna yang berprofesi sebagai dosen. Diringkus pada 10 Maret 2014, sekitar pukul 23.00 WIB,” ungkap Kasat Narkoba, Kompol Dony Alexander di Mapolresta Medan, Minggu (16/3/2014).

Dony menjelaskan, penangkapan dosen USU ini berawal dari razia yang digelar anggota Unit Ranmor Sat Reskrim Polresta Medan dalam rangka mengantisipasi tindakkan pidana pencurian kendaraan bermotor (ranmor).

“Anggota melihat sang dosen melaju dengan sepeda motor BK 5234 ABS jenis Honda Revo di Jalan Bantam Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru. Lalu anggota mengejar pelaku dan setelah diringkus pelaku membuang sesuatu di samping kiri sepeda motornya. Setelah disuruh untuk mengambil, ternyata CN membuang 1 bungkus plastik klip narkotika dengan sebutan sabu seberat 0.17 gram,” papar perwira melati satu itu.

Akibatnya dosen yang menentap di Villa Gading Mas Blok B No 5, Kelurahan Harjo Sari II, Kecamatan Medan Amplas, itu terancam hukuman penjara selama 5 tahun dan denda pasal Rp 800 juta, seperti disebutkan dalam pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Sementara sang Dosen membantah barang haram tersebut miliknya, melainkan milik kawannya yang melarikan diri saat diringkus. “Saya merasa dijebak. Karena itu (sabu) milik kawan saya yang melarikan itu. Jadinya, saat ditanya polisi saya dibawa polisi sampai kesini (polresta Medan),” tuturnya.

Ditanya sudah beberapa kali menggunakan narkoba, akademisi USU ini membantah dirinya pernah menggunakan narkoba. “Tidak pernah saya menggunakan narkoba, saya hanya dijebak,” sebutnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *