Pura-pura Linglung Ketika Ketangkap

bareskrimMEDAN | Fendi (29) warga Jalan Bulu Perindu, Kelurahan Bantan Timur Medan Tembung, ditangkap warga ketika hendak mencuri di rumah Reni Ramadhani (35), warga Jalan Nuri 14 Perumnas Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (16/3/2014).

Informasi yang dihimpun di kepolisian, saat itu Fendi datang ke lokasi mengendarai kereta Honda Impressa BL 5025 FE. Setibanya di rumah korban yang diketahui dihuni para wanita, korban pun menghampiri rumah tersebut usai melihat kondisi sepi.

Untuk memastikan apakah lokasi benar-benar sepi, korban mondar-mandir melihat suasana terasa aman. Setelah itu, tersangka langsung menuju pintu samping rumah dan mendobrak pintu hingga berulang-ulang sampai terbuka.

Setelah berhasil mendobrak, Fendi pun masuk dengan mengendap-endap. Ternyata aksi Fendi tak berjalan lancar. Pasalnya, Fendi dipergoki pasangan suami istri (Pasutri), yang merupakan tetangga Reni, yang saat itu baru pulang kerja.

Mengetahui ada pria mengendap-endap, pasutri itu pun membangunkan korban dari pintu depan. Mendengar laporan tetangganya, korban pun langsung bangun. Setelah diintip, korban dan pasutri itu langsung menangkap Fendi.

Selanjutnya, korban melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Mendapat laporan itu, personil Reskrim datang ke lokasi. Selanjutnya, tersangka berikut sepedamotornya diboyong ke Mako, untuk proses pemeriksaan.

Sesampainya di kantor polisi dan dicerca beberapa pertanyaan dari wartawan, pria keturunan Tionghoa ini seperti orang linglung dan jawabannya tak jelas. Kuat dugaan tersangka baru mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

“Aku kesitu cuma mau ambil sepatu. Aku sekolah sampai kelas 2 SMA. Ngak tahu aku bang, iya di rumah itu banyak perempuannya,” ucap Fendi sembari mengangguk-anggukan kepalanya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang tersangka pencuri yang diamankan. “Tersangka saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *