Kampanye Pemilu 2014| Kontestan harus Siap Menang dan Siap Kalah

bareskrimMEDAN | Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST M.Si berharap kepada seluruh kontestan Pemilu khususnya para calon legislatif DPR/DPRD dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), agar melaksanakan kampanye secara jujur, damai dan sesuai regulasi yang berlaku.

Tak hanya itu, Gubsu menegaskan, agar seluruh kontestan tidak hanya siap menang tapi juga wajib siap kalah.

Hal itu disampaikannya pada acara deklarasi damai partai politik dan kirab karnaval di Lapangan Merdeka, Medan, kemarin. Kegiatan ini merupakan kelanjutan deklarasi masyarakat yang sebelumnya dilaksanakan 27 Januari 2014.

Di depan caleg dan parpol peserta Pemilu 2014, Gubsu kembali mengingatkan tahun 2014 harus menjadi Tahun Indonesia Beradab mengingat Pemilu 2014 sangat berpotensi menimbulkan dinamika dan pergesekan di tengah masyarakat.

Masyarakat Sumut juga harus siap untuk menggunakan hak pilihannya pada 9 April agar Indonesia benar-benar bisa memperoleh wakil rakyat yang tidak saja cerdas tapi juga bermoral, berkualitas dan berpihak untuk kepentingan masyarakat.

“Kita akan memulai tahapan kampanye rapat umum mulai tanggal 16 Maret hingga 5 April 2014. Kampanye yang kita awali dengan deklarasi damai ini harus dijadikan momentum untuk memenuhi harapan masyarakat dan tertuang dalam deklarasi damai,” kata Gubsu.

Menurut Gubsu, deklarasi dan karnaval ini juga bertujuan membangun komitmen bersama peserta pemilu untuk mewujudkan pemilu yang bersih, dapai dan berintegritas. Sekeras apapun pertarungan politik untuk merebut kemenangan, kepentingan bangsa dan negara harus tetap di atas segala-galanya.

Pada pertemuan ini partai politik juga diminta untuk mendorong pemilih yang cerdas serta mewujudkan tingkat pertisipasi tinggi , sebagaimana target yang telah ditetapkan secara nasional sebesar 75 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Mulia Banurea mengatakan, pedeklarasian pemilu jujur dan adil dan kirab kegiatan ini serentak di Suluruh Indonesia. Agar peserta dan pemilih yang hadir ini pada kampanye rapat umum taat aturan berbangsa dan bernegara.

“KPU sebagai penyelanggara melakukan seluruh tahapan secara adil, jujur dan integritas. Begitu juga hendaknya dengan peserta pemilu,” ujar Mulia. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *