Pegadaian harus Jadi Lembaga Jasa Keuangan Mensolusi

Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Ketut Suhardiono mendonorkan darah.
Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Ketut Suhardiono mendonorkan darah.

bareskrimMEDAN | Persaingan industri gadai di tanah air cukup ketat. Apalagi, adanya gejolak penurunan harga emas dunia ikut mempengaruhi pergerakan pertumbuhan industri gadai.

Ketatnya persaingan industri gadai, menjadikan PT Pegadaian (Persero) sebagai lembaga keuangan non bank untuk mengembangkan lebih inovasi dan meningkatkan kinerja.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Suwhono mengatakan, dalam rangka menjaga subtainibilitas pertumbuhan perusahaan kedepan, Pegadaian sudah mencanangkan dan menjalankan transformasi dari satu perusahaan yang hanya di-positioning-kan oleh masyarakat sebagai penyelenggara bisnis gadai saja menjadi satu perusahaan yang dapat mensolusi permasalahan keuangan masyarakat melalui 3 inti layanan, meliputi Pembiayaan; Emas dan Aneka Jasa.

“Di usia 113 tahun, Pegadaian harus menjadi lembaga jasa keuangan non bank yang mensolusi seluruh kebutuhan masyarakat,” kata Dirut melalui Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan, Ketut Suhardiono ketika menjadi Inspektur Upacara Hari Jadi PT Pegadaian (Persero) ke 113 yang jatuh pada 1 April lalu.

Menurut Dirut, arti mensolusi bagi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan kecukupan dana, maka Pegadaian tempatnya mendapatkan tambahan uang; Bagi masyarakat yang kelebihan, maka Pegadaian tempatnya berinvestasi; Bagi masyarakat yang menginginkan movement dana, maka Pegadaian tempatnya untuk mentransfer; Bagi masyarakat yang menginginkan transaksi pembayaran listrik, air, pulsa dan lainnya, maka Pegadaian menyediakan kemudahan tersebut.

“Perubahan positioning dalam transformasi bisnis ini akan berhasil jika didukung secara simultan dan berkesinambungan oleh transformasi branding dan transformasi budaya perusahaan prilaku insan Pegadaian ketika melayani nasabahnya,” ujar Dirut melalui Ketut Suhardiono.

Dalam momentum di usia ke 113 tahun ini, Pegadaian akan tetap konsisten dalam melayani masyarakat menengah ke bawah dan berperan sebagai penggerak masa depan bangsa, dengan produk-produk keuangan berlandasan masa depan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan melalui 3 inti layanan, yakni Pembiayaan untuk mengatasi permasalahan lukuiditas; Investasi emas sebagai sarana perencanaan hidup masa depan; dan Aneka jasa untuk mempercepat serta mempermudah transaksi keuangan masyarakat.

Dalam memeriahkan Hari Jadi Pegadaian ke 113 tahun, Kanwil I Medan melakukan aksi sosial dengan menyelenggarakan donor darah bekerjasama dengan PMI Medan. Sebanyak 46 kantong berhasil dikumpul dari sumbangan karyawan/ti PT Pegadaian se-Kota Medan.

Selain itu, menyumbangkan bantuan berupa sembako, pakaian sekolah, peralatan sekolah, kompor gas dan laptop ke 3 yayasan, yakni Al Kasih Jalan STM, Al Jamiyatul Wasliyah Jalan Ismaliyah dan Terima Kasih Abadi Jalan Pengayoman.

Dalam upacara peringatan Hari Jadi Pegadaian, juga hadiri pengurus Ikatan Ibu-ibu Keluarga Pegadaian (IIKP), pensiunan Pegadaian dan managemen serta karyawan/ti Pegadaian se-Kodya Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *