Tergiur Bisnis MLM Q-Net | Adek Tipu Abang

bareskrimMEDAN | Tergiur dengan keuntungan yang besar dari bisnis Multi Level Marketing (MLM) Q-Net, sembilan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) nekad melakukan penipuan.

Informasi yang dihimpun, terbongkarnya aksi penipuan ini saat Ade hendak menipu abang kandungya Eka Setiawan (31), seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) warga Jalan Garuda I Mandala Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (3/4/2014), dengan cara mendatangi rumahnya bersama kedelapan temannya.

Saat itu, katanya, sang adik dan temannya melancarkan aksinya dengan modus kehilangan barang dan berharap Eka mau menggantinya. ” Adek ku datang ke rumah bersama temannya dan meminta duit buat ganti rugi kamera temannya Faisal yang dipinjamnya. Kamera itu telah hilang karena dirampok. Harga kamera disebut-sebut Rp 15 juta. Rupanyaitu cuma cerita bohong,” katanya.

Cerita fiktif Ade dan temannya, diterima Eka dengan baik. Namun Eka tidak langsung memberikan uang yang diminta sang adik. Ade pun mendesak Eka.

Ia minta bayar Rp 10 juta saja sudah cukup. Karena terus didesak, Eka pun curiga. “Di situ, ketahuanlah kalau Ade berbohong. Ade sendiri mengakui kalau cerita mereka dirampok di jalan saat mau tamasya ke Sibiru-biru 30 Maret lalu, hanya akal-akalan supaya saya mau memberikan uang Rp 10 juta.” beber Eka.

Merasa telah ditipu oleh anggota Q-Net, yang salah satunya justru adik kandung sendiri, membuat Eka pun geram dan menghubungi personil Polsek Percut Seituan.

Polsek Percut Seituan yang mendapat informasi itu, langsung turun ke rumah korban dan mendapati kesembilan pemuda tersebut.

Di rumah korban, Ade menceritakan, ia nekad menipu keluarganya lantaran ingin bergabung dengan Q-Net. “Minggu (30/3/2014) lalu, saya ikut seminar Q-Net dan tertarik dengan cara-cara bisnis Q-Net. Saya lihat para anggota Q-Net rata-rata punya mobil mewah dan sepeda motor Ninja Warrior. Jadi saya pingin gabung,” kata Ade.

Dikatakannya, kerja Q-Net adalah dengan menjalankan bisnis UGD alias Utang, Gadai, Dol (jual). Namun ia mengakui sangat menyesal telah membohongi kakaknya.

“Aku membohongi keluargaku lantaran muncul dari cerita rekan-rekanku yang mengatakan cara mendapatkan uang dengan membuat cerita fiktif soal meminjam kamera mahal lalu dikaitkan dengan kisah penjambretan. Dua rekannya yang dituding adalah Faisal Hadi (21) dan Haidir Haimi (23). Keduanya mahasiswa Unimed jurusan Olahraga,” katanya.

Kesembilan mahasiswa Unimed saat diintograsi di rumah korban mengaku, nekad melakukan perbuatannya karena ingin cepat kaya dari hasil mereka sendiri demi membahagiakan orangtua.

Yang lebih tak masuk diakal, salah satu pemuda tersebut menunjukan salah satu barang dari Q-Net yang diperolehnya dengan harga Rp 9 juta. Hal tersebut, lantaran kalung yang terbuat dari tali dengan mainan seperti kaca transparan berbentuk bulat olive tersebut diklaim, memiliki aura positif bagi pengguna, yakni dapat menetralkan tekanan jantung.

“Ini aja harganya Rp 9 juta, ada yang kami jual praductnya. Kalung ini berfungsi sebagai penetral aura,” ujarnya.

Kepada wartawan dan polisi, korban Eka mengatakan, tidak menuntut hal-hal lain dari kesembilan mahasiswa tersebut, asal mereka mau mengakui bahwa tindakan mereka adalah sebuah penipuan dan mau meminta maaf serta tak mengulanginya kepada siapapun.

“Saya cuma minta agar kalian mau mengaku dan meminta maaf. Tapi sampai sekarang tidak ada kalian datang mengakui dan meminta maaf,” kata Eka. (ucup/B)

5 tanggapan untuk “Tergiur Bisnis MLM Q-Net | Adek Tipu Abang

  • 28 Januari 2015 pada 5:30 AM
    Permalink

    Memang jelas penipuan tuh,Fakta emang penipuan,temen saya sendiri aja sampai sekrng macem gtu2 aja,ngk ada perubahan nya,masih susah juga,Masih jadi supir,jelas udah ketipu tuh kawan saya,tapi malu mau ngomngnya….MASYALLAH

    Balas
  • 9 Maret 2015 pada 6:46 PM
    Permalink

    😀 emg bener tu penipuan bngt ,gue perna ikut prospeknya itu pun teman saya ngajaknya dgn menipu mau liburan,, smua mobjl2 yg dimilik leader2 bullshiiit ,, mobjl sewaan,,

    Balas
  • 23 Maret 2015 pada 4:22 PM
    Permalink

    QNET ini semoga cepat di tutup,
    karena sudah meresahkan masyarakat, aku juga tertipu dengan iming-iming mereka, katanya ngajak jalan-jalan tapi diajak kepertemuan di UNIMED untuk gabung QNET,
    bukan aku aja teman, saudara ku juga udah banyak tertipu.
    gara-gara QNET banyak orang berhutang dan malah sengsara…

    Balas
  • 23 Juni 2015 pada 2:26 PM
    Permalink

    Dibuat gelap mata jadinya setelah mendengarkan persentasi dari mreka org2 qnet..
    ingat Danasonic ditahun 1995 coba cari di google deh mungkin aja masih ada org yg mw posting tentang bisnis ini..
    dan coba lihat systemnya dengan qnet saat ini.. hasilnya sama persis..
    mungkin aj pendiri qnet adlh ex para org2 danasonic yg sudab tutup

    Tujuan yg paling utama dari qnet utk memilih indonesia mnjadi target dari bisnis ini adlh negara yg sedang berkembang dimana sebagian besar masyarakatnya masih minim informasi dan selalu brfikir yg gampang dn simpel tanpa mw pusing..

    Semoga mnjadi pelajran berharga buat kita semua..

    Balas
  • 30 Januari 2016 pada 10:53 AM
    Permalink

    TIPS menghindari BISNIS INVESTASI BODONG / MLM Gak Jelas!!

    1. Apakah perusahaannya sudah terdaftar di APLI dan memiliki SIUP L (Bukan SIUP biasa).
    Jika tidak ada / tidak terdaftar, saran saya cari yang lain aja bos….

    2. Resiko – Berapa modal untuk menjadi member dan berhak menjalankan bisnisnya.

    3. Logika – Kita harus Jelas darimana keuntungan perusahaan sehingga mampu membayar komisi / bonus yang dijanjikan. Ini berpengaruh kepada berapa lama perusahaan dapat bertahan.

    4. Produk – Apakah produknya digunakan semua orang / hanya beberapa orang??
    Apakah produknya mahal? Berapa banyak orang yang sanggup membeli produk tersebut?
    Atau malahan tidak ada produk??
    Ini berpengaruh kepada seberapa besar pangsa pasar kita nantinya.

    5. Strategi pemasaran – Saat ini sudah banyak MLM yang memanfaatkan tekhnologi internet
    untuk membantu anggotanya mempromosikan bisnis / produk MLM nya.
    Tinggal bagaimana kita memaksimalkannya.

    6. Sponsor – Siapakah orang yang mengajak anda bergabung?
    Apakah orang tersebut memiliki apa yang dibutuhkan sebagai pemimpin?
    Mampukah dia memimpin anda sampai anda sukses?
    Ini penting, karena ibarat murid dan guru. Kita akan lebih cepat belajar dan
    praktek jika ada orang yang tepat yang mampu membimbing kita.

    7. Tokoh – Siapakah tokoh yang memimpin? Jika tidak dikenal oleh masyarakat banyak tentu
    akan LEBIH MUDAH untuk menghilang jika bisnisnya sudah tidak lagi menghasilkan.

    Ingin bisnis yang jelas dan benar2 tanpa resiko ya cuma di http://www.treniuym.com/lampung

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *