Tersandung Penipuan | BAP Denni Ilham Panggabean Diserahkan ke Jaksa

MEDAN | Subdit II/ Harda & Tahbang Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara akan menjemput Denni Ilham Panggabean dan adiknya Tigor Panggabean serta ibunya Elida Hanum Lubis, untuk selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan.

bareskrimHal itu disampaikan Kasubdit II/ Harda & Tahbang Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Yusuf Saprudin ketika dikonfirmasi wartawan di depan gedung Ditreskrimum Polda Sumut, Kamis (10/4/2014).

Dikatakan Yusuf, hal itu mengingat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan pihaknya yang sudah dinyatakan Jaksa lengkap.

“Informasinya memang sudah P21. Namun, saya belum pegang salinannya. Kalau sudah dipegang, akan kita jemput untuk kita serahkan ke Jaksa, ” ungkap Yusuf.

Saat ditanya akan penjemputan itu, Yusuf mengaku kalau pihaknya akan mempercepat proses penjemputan hingga penyerahan ke Jaksa tersebut.

Bahkan, Yusuf mengaku kalau percepatan itu juga sudah diinstruksikan langsung oleh pimpinannya, Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Dedi Irianto, kepada dirinya.

Yusuf mengaku kalau pihaknya sedang melakukan persiapan untuk menjemput Denni Ilham Panggabean beserta adik dan ibunya, untuk diserahkan ke Jaksa tersebut.

“Kita upayakan secepatnya sudah kita serahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa. Kita upayakan, hari Senin ini sudah clear semuanya,” tandasnya.

Denni Ilham Panggabean yang sempat dikonfirmasi via telepon, kemarin, tetap bersikukuh kalau kasus itu merupakan kasus perdata. Terlebih, saat disinggung pernyataan Kasubdit yang mengaku tidak akan melakukan penahanan, Denni Ilham terkesan semakin yakin kalau kalau kasus itu merupakan kasus perdata, sehingga tidak dapat dibawa ke ranah pidana.

“Sudah saya katakan dari kemarin kalau kasus itu merupakan kasus perdata. Kalau perlu, silahkan cek ke Pengadilan,” tandas Denni Ilham.

Diketahui sebelumnya, kasus itu bermula dari Denni Ilham Panggabean meminjam uang Rp2 Milyar pada seorang pria keturuan bernama Arkham Ray. Karena Denni Iham tidak kunjung melunasi hutangnya tersebut hingga jatuh tempo sesuai perjanjian.

Oleh karena itu, Denni Ilham menawarkan sebuah rumah di Jalan Gajah Mada, untuk dibayari oleh Arkham Ray, namun dengan kesepakatan kalau Arkham Ray harus membayar Rp2 miliar lagi, untuk mendapat rumah tersebut.

Namun, saat Arkham Ray hendak menempati rumah itu, Arkham Ray dihalangi oleh pihak yang mengaku keluarga Denni Ilham Panggabean, sehingga Arkham Ray melapor ke Polda Sumut. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *