TNI Latih Siswa SMK Ciptakan Produk Hemat Energi

MEDAN | Setelah memberikan program pelatihan kepada para TNI yang merupakan anggota Bintara Pembina Desa (BABINSA) awal april lalu, kini Telkomsel mengajak para BABINSA untuk melatih para siswa SMK se kota Medan untuk membuat produk hemat energi.

TNI & Siswa SMK – Manajemen Telkomsel bersama TNI yang merupakan anggota Bintara Pembina Desa (BABINSA) melatih para siswa SMK se kota Medan untuk membuat produk hemat energi. Program ini merupakan kerjasama Telkom Group dengan KODIM 0201/BS Medan dimana anggota TNI yang telah dilatih akan meneruskan keterampilan yang didapat kepada para masyarakat termasuk siswa sekolah.
TNI & Siswa SMK – Manajemen Telkomsel bersama TNI yang merupakan anggota Bintara Pembina Desa (BABINSA) melatih para siswa SMK se kota Medan untuk membuat produk hemat energi. Program ini merupakan kerjasama Telkom Group dengan KODIM 0201/BS Medan dimana anggota TNI yang telah dilatih akan meneruskan keterampilan yang didapat kepada para masyarakat termasuk siswa sekolah.

Program ini merupakan kerjasama Telkom Group dengan KODIM 0201/BS Medan dimana anggota TNI yang telah dilatih akan meneruskan keterampilan yang didapat kepada para masyarakat termasuk siswa sekolah.

Pelatihan yang dilaksanakan di SMK Negeri 2 Medan ini merupakan bagian dari kegiatan menyambut Hari Pendidikan Nasional dan diikuti oleh sekitar 30 SMK se-kota Medan dimana sebagian besar merupakan anggota Telkomsel School Community.

Para siswa yang dilatih hari ini, direncanakan akan menunjukkan keterampilan mereka merakit alat yang menjadi salahsatu solusi hemat energi usai upacara bendera pada hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2014.

Executive Vice President Telkomsel Area Sumatera, Bambang Supriogo mengatakan, kegiatan ini merupakan salahsatu wujud kepedulian Telkomsel Untuk Indonesia.

“Manfaat pelatihan yang diberikan Telkomsel kepada BABINSA bisa dikembangkan kepada masyarakat termasuk para siswa SMK, yang tentunya akan berdampak positif menambah keterampilan para siswa SMK yang akan memiliki keterampilan lain diluar materi pendidikan sekolah,” katanya.

Pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan produk alternatif yang sangat bermanfaat dalam menghemat energi listrik hingga bahan bakar minyak.

Materi ini merupakan jenis keterampilan yang juga diberikan kepada para BABINSA pada pelatihan sebelumnya yaitu produk alternatif listrik, produk kompor berbahan bakar sampah kering serta pembuatan produk alat sambung khusus sepeda motor dengan menggunakan bahan bakar dari tabung gas 3Kg. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *