Sindikat Trenggiling Dibekuk

MEDAN | Sindikat perdagangan hewan trenggiling di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dibongkar petugas Unit Tindak Pidana Tertentu Satuan Reskrim Polresta Medan.

bareskrimSebanyak empat ekor hewan tringgiling disita Petugas Sat Reskrim Polresta Medan, dari dua pelaku yang ditangkap dari Daerah Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Kamis (1/5/2014).

Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi membenarkan perihal penangkapan pelaku penyelundupan hewan trenggiling tersebut.

Setelah dilakukan penangkapan itu, selanjutnya dua pelaku berinisial S alias Akun warga Tanjung Balai dan SL warga Desa Tanjung Gusti Kecamatan Galang, diboyong ke Mapolresta Medan untuk dilakukan pemeriksaan.

Sedangkan barang bukti empat ekor hewan yang dilindungi itu diamankan di tempat penangkaran hewan di Jalan Medan – Binjai.

“Barang buktinya ada empat ekor tringgiling yang masih hidup kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Jean Calvijn Simanjuntak.

Penangkapan ini berdasarkan dari pengembangan tangkapan dari bernama Suhardi Lueslim alias Achin, warga Kabupaten Batu Bara dengan kasus yang sama.

“Pengembangan dari penangkapan Achin. Keduanya ini pun ditangkap di Tanjong Morawa,” ungkapnya.

Rencananya hewan tringgiling tersebut akan diselundupkan ke Malaysia dan Singapura melalui jalur kapal dari Tanjung Balai. Masih Calviijn, Tringgiling ini digunakan untuk bahan baku kosmetik.

Saat disinggung tentang kebenaran salah seorang satu tersangka merupakan keluarga dari anggota DPRD Tanjung Morawa, Calvijn belum bisa memastikan dengan alasan masih didalami. “Belum tahu, masih kita dalami dulu,” tambah dia. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *