Wagubsu Dorong Pengusaha Muda Tumbuh di Sumut

MEDAN | Wakil Gubernur Sumtera Utara (Wagubsu), Ir H Tengku Erry Nuradi mendorong pengusaha muda berbakat untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya di Sumatera Utara (Sumut). Pertumbuhan pengusaha muda akan membuka lapanga pekerjaan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wagubsu Tengku Erry menerima cenderamata dari salah seorang pengusaha muda dalam acara acara Grand Opening sekaligus peresmian Himpunan  Pengusaha Muslim Indonesia (HIPMI) Handmade Centre dan HIPMI Food Corner di pusat jajanan malam Amaliun Foodcourt, Jl. Amaliun Medan.
Wagubsu Tengku Erry menerima cenderamata dari salah seorang pengusaha muda dalam acara acara Grand Opening sekaligus peresmian Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (HIPMI) Handmade Centre dan HIPMI Food Corner di pusat jajanan malam Amaliun Foodcourt, Jl. Amaliun Medan.

Harapan tersebut disampaikan Wagubsu Tengku Erry Nuradi dalam acara Grand Opening sekaligus peresmian Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (HIPMI) Handmade Centre dan HIPMI Food Corner di pusat jajanan malam Amaliun Foodcourt, Jl. Amaliun Medan, Sabtu (31/5/2015).

Hadir dalam acara itu Konsul Kehormatan Turkey H DR Rahmat Shah, Konjen Malaysia Ahmad Rozian, Sekda Medan Syaful Bahri, Ketua HIPMI Sumut Firsal Ferial Mutyara, Ketua HIPMI Medan Afif Abdillah, pengurus HIPMI lain diantaranya Akbar Himawan Bichori, Fauzi Usman, Hendra Arby.

Wagubsu menilai, perbaikan tingkat perekonomian Indonesia tidak sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemerintah, namun juga semua kalangan, termasuk kalangan pengusaha yang memiliki sektor usaha berbagai bidang.

Secara nasional, jumlah Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) sekitar 40 juta. Sebanyak 24 juta (60%) merupakan usaha mikro, 10 juta (25%) usaha kecil dan 6 juta (15%) usaha menengah. Dengan pertumbuhan mencapai 1 persen, maka akan muncul 400 UMKM baru.

“Pertumbuhan pengusaha baru di Sumut harus lebih baik disbanding pertumbuhan pengusa secara nasional. Jika dunia usaha mampu menyerap tenaga kerja di seluruh sektor, saya yakin perekonomian Sumut akan tumbuh secara signifikan,” sebut Erry.

Erry berharap, sarjana jangan berfikir untuk bekerja di perusahaan, tetapi membuka usaha baru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui instansi terkait, akan mempermudah penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan legalitas lainnya.

“Salah satu program dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut adalah dengan memudahkan pengurusan surat izin usaha. Dengan begitu, saya yakin akan tumbuh intrepreneur baru di Sumut,” jelas Erry.

Demikian juga HIPMI sebagai lembaga yang menaungi para pengusaha, tidak sekadar menciptakan usaha baru dengan target keuntungan tertentu, tetapi juga membuat target penyerapan tenaga kerja tiap tahunnya.

“Perlu juga dipertimbangkan membangun usaha yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, tidak hanya mengejar keuntungan semata, dengan memberdayakan kaum ibu rumahtangga,” sebut Erry.

Erry menyarankan, HIPMI Sumut membuka bidang usaha yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas (cacat) di Sumut, karena sebagian besar penyandang cacat disabilitas di adalah mereka berusia masa produktif. Salah satu bidang usaha yang memungkinkan adalah pekerjaan yang tidak mengandalkan tenaga, tetapi lebih pada keterampilan seperti usaha kerajinan, souvenir dan lain sebagainya.

“Apalagi mereka yang telah memiliki keluarga. Tentu mereka memiliki tanggungjawab kepada keluarganya. Mereka juga layak mendapat kesempatan bekerja untuk memenuhi kelangsungan hidup,” papar Erry.

Sementara Ketua HIPMI Sumut, Firsal Ferial Mutyara mengatakan, HIPMI Food Corner di Amaliun Foodcourt, Jl. Amaliun Medan, diharapkan dapat menambah khazanah makanan dan minuman di pusat jajanan malam tersebut.

“HIPMI juga membuka Handmade Centre dengan maksud mempromosikan produk UMKM berupa kerajinan tangan. Para pengunjung Amaliun Foodcourt tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga bida membeli berbagai produk kerajinan tangan, karena pengunjung yang datang tidak hanya dari Kota Medan tetapi dari luar kota dan beberapa negara,” ujar Firsal. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *