Wagubsu | Mari Jamin Pendidikan Kaum Duafa dan Anak Yatim

MEDAN | Wakil Gubernur, Ir H Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam memperhatikan kaum duafa dan anak yatim. Program mengentaskan kemiskinan dan memberikan kehidupan yang layak, tidak hanya tanggungjawab pemerintah, namun juga tanggung jawab bersama.

SANTUNAN. Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyaksikan penyerahan santunan kepada perwakilan kaum duafa dan anak yatim dalam acara berbuka puasa yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumut dan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Sumut (IPJI) Sumut di aula Raz Plaza, Jl. DR. Mansyur Medan.
SANTUNAN. Wagubsu Tengku Erry Nuradi menyaksikan penyerahan santunan kepada perwakilan kaum duafa dan anak yatim dalam acara berbuka puasa yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumut dan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Sumut (IPJI) Sumut di aula Raz Plaza, Jl. DR. Mansyur Medan.

bareskrimAjakan tersebut disampaikan Wagubsu Tengku Erry dalam acara berbuka puasa bersama dengan ratusan kaum duafa dan anak yatim yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sumut dan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Sumut (IPJI) Sumut di aula Raz Plaza, Jl. DR. Mansyur Medan, Selasa (8/7/2014).

Menurut Erry, perhatian kepada kaum duafa dan anak yatim, tidak sekadar memenuhi kebutuhan makan, tetapi juga memberi jaminan pendidikan. Dengan jaminan pemberian ilmu dan keahlian, kaum duafa dan anak yatim akan tumbuh mandiri dengan sendirinnya suatu saat kelak.

“Mari kitas sisihkan sedikir rezeki kita untuk keberlangsungan pendidikan kaum kurang mampu dan anak yatim. Sumbangan itu akan bermanfaat bagi mereka dalam menjalani hidup nantinya,” seru Erry.

Langkah sederhana dalam mendukung pendidikan kaum duafa dan anak yatim adalah dengan menyalurkan bantuan pendidikan ke sejumlah lembaga pendidikan, yayasan atau panti-panti asuhan.

“Jika punya rezeki, sisihkan sebagian untuk disumbangkan ke panti-panti asuhan. Dengan begitu, proses belajar mengajar di panti bisa terus berlangsung dan anak yatim tetap mengenyam pendidikan,” ujar Erry.

Dalam kesempatan tersebut, Erry juga menyatakan apresiasinya kepada keluarga besar DPD IWAPI dan APJI yang menggelar acara berbuka puasa dengan ratusan kaum duafa dan anak yatim pada bulan Ramadhan.

“Ini layak menjadi contoh bagi pihak lain. Mari terus kita budayakan saling berbagi dengan kaum duafa dan anak yatim. Dengan begitu, kesulitan yang dihadapi kaum duafa dan anak yatim akan berkurang,” sebut Erry.

Sementara Ketua DPD IWAPI Sumut yang juga selaku Ketua APJI, Hj. Rosna Nurlaili Siregar mengatakan, acara berbuka puasa dengan kaum duafa dan anak yatim tersebut merupakan agenda rutin yang digelar tiap tahun.

“Alhamdulillah, tahun ini IWAPI dan APJI juga memberikan santunan dan pembagian sembako untuk kaum duafa dan anak yatim. Ini hanyalah bentuk perhatian antar sesama,” ujar Nurlaili. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *