Wagubsu | Pulang Kerja PNS Jam 17.00

MEDAN | Hari pertama kerja pasca libur lebaran, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut di kawasan Jalan Cik Ditiro Medan, Senin (4/8/2014).

Wagub - PNSbareskrimSidak tersebut sengaja dilakukan pada siang hari untuk memastikan PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak pulang sebelum jam kerja berakhir.

Setelah tiba di halaman Diknas Sumut, Tengku Erry langsung masuk ke ruang pengawasan Sekolah Dasar (SD) yang berada di lantai satu. Erry melihat sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih di bekerja di meja masing-masing. Meski begitu, sejumlah kursi terlihat kosong. Erry menyempatkan diri berbincang dengan PNS terkait pola kerja dan program Diknas Sumut.

Erry yang didampingi Assisten Bidang Pemerintahan Hasiholan Silaen, kemudian mebinjau ruang pengawasan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang masih berada di lantai satu gedung Diknas Sumut. Selain berbincang dengan sejumlah PNS, Erry juga saling bersalaman mengucapkan selamat Idul Fitri 1435 Hijriah.

Rombongan Wagub Tengku Erry dipandu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut Drs. Masri M.Si menuju ruang pengawasan Sekolah Menengah Atas (SMA) di lantai dua gedung Disdik Sumut. Dalam kesempatan tersebut, Erry menggali sejumlah persoalan yang dihadapi dalam mengembangkan kualitas pendidikan tingkat SMA di sejumlah daerah di Sumut.

Usai melakukan peninjauan ke sejumlah ruangan, hasil sidak terungkap tingkat kehadiran PNS Disdik Sumut pada hari pertama kerja liburan lebaran Idul Fitri 2014 tercatat mencapai 97,5 persen. Dari 314 PNS yang terdaftar, 303 diantaranya hadir pada hari pertama, 3 izin, dan 8 lainnya bolos tanpa alasan jelas.

“Alhamdulillah, hingga siang kehadiran PNS dilingkungan Disdik Sumut relatif tinggi. Ada 8 orang yang tidak hadir hari ini tanpa alasan,” ujar Erry.

Erry menjelaskan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut akan mengeluarkan surat peringatan kepada PNS yang mangkir dari tugas pada hari pertama liburan pasca lebaran. Sedangkan PNS yang juga tidak hadir hingga hari ketiga, akan mendapatkan sanksi berupa penundaan kenaikan golongan.
“Nanti BKD akan menilai sejauh apa tingkat kesalahannya. Sanksi berat bisa jadi penundaan kenaikan pangkat atau golongan. Tetapi saya berharap, dalam memberikan sanksi, BKD tetap mempertimbangkan prestasi dan kinerja PNS bersangkutan,” terang Erry.

Erry juga mengatakan, sengaja melakukan sidak pada siang hari untuk memastikan PNS yang telah mengisi absen kehadiran pada pagi hari, tidak pulang sebelum jam kerja usai sekitar pukul 17.00 WIB.

“Sidak siang ini untuk mengantisipasi PNS nakal yang pulang setelah mengisi absen pagi tadi. PNS yang pulang sebelum jam kerja selesai berarti korupsi waktu. Ini contoh yang tidak baik sebagai abdi negara,” papar Erry.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Drs. Masri, M.Si mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh PNS dijajarannya wajib hadir pada hari pertama kerja pasca libur lebaran.

“Sebelum libur lebaran kemarin, kita sudah ingatkan kepada PNS untuk tidak memperpanjang libur lebaran diluar dari hari yang ditetapkan. Jika ada kepentingan mendadak, segera melapor agar mendapatkan izin,” sebut Masri.

Dalam sidak tersebut, Masri juga menyempatkan diri berdiskusi dengan Wagub Tengku Erry terkait program peningkatan kualitas pendidikan di Sumut, baik tingkat SD, SMP, SMA, SMK, MA.

Jumlah SD Negeri dan swasta di Sumut tercatat sebanyak 9.486, SMP 2.409, SMA 1.002 dan SMK 895 sekolah.

“Tugas berat kita adalam memperbaiki sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh sekolah, bekerjasama Perintah Kabupaten/Kota di Sumut,” ujar Masri. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *