Pelaku Usaha Diajak Bangun Sumut

MEDAN | Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk berperan aktif dalam mendorong laju roda pembangunan di Sumut.

PELAKU USAHA. Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi berphoto bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam HIPMI pada acara Halal Bil Halal Halal yang digelar Badan BPC HIPMI Medan di aula utama Medan Club, Jl. RA Kartini Medan.
PELAKU USAHA. Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi berphoto bersama sejumlah pengusaha yang tergabung dalam HIPMI pada acara Halal Bil Halal Halal yang digelar Badan BPC HIPMI Medan di aula utama Medan Club, Jl. RA Kartini Medan.

bareskrim“Pengusaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam melakukan terobosan pembangunan berkelanjutan,” kata Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi saat acara Halal Bil Halal yang digelar Badan Pimpinan Cabang (BPC) HIPMI Medan di aula utama Medan Club, Jl. RA Kartini Medan, Senin (18/8/2014).

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pengusaha dan senior HIMPI seperti mantan Walikota Medan Abdulllah AK MBA, Hendra Arbi, Fauzi Usman, Toni Wistan, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) HIPMI Sumut Rirsal Ferial Mutyara, Ketua BPC HIPMI Medan Afif Abdillah dan puluhan pengusaha lainnya.

Secara gamblang, Erry menjelaskan, 83 persen pertumbuhan perekonomian Sumut ditopang oleh sektor swasta. Sedang sisanya 17 persen lagi oleh APBD Sumut.

“Ini memunjukkan peran swasta begitu besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut,” sebut Erry.

Beranjak dari hal tersebut, Erry mengajak HIPMI untuk bersinergi dalam menyusun program dengan menyesuaikan dengan rencana pembangunan Sumut.

“Jika pengusaha dan pemerintah provinsi bersinergi dalam menyusun program pembangunan, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang, saya yakin akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih baik lagi ke depan,” harap Erry.

Erry juga tidak lupa mengimbau HIPMI melakukan pembekalan kepada generasi muda lainnya untuk menelurkan pengusaha baru, karena Indonesia saat ini masih membutuhkan pengusaha muda berbakat demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi bangsa di era pasar bebas mendatang.

Dari hasil survey, jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat rendah yakni 2 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sementara negara kecil Singapura telah mencapai angka 7 persen.

“Lebih banyak pengusaha muda yang tumbuh di Singapura dibandingkan dengan Indonesia. Padahal Singapura negara kecil dengan populasi penduduk yang juga kecil,” papar Erry.

Sementara Ketua BPD HIPMI Sumut, Rirsal Ferial Mutyara berharap HIPMI dan kalangan dunia usaha dilibatkan dalam perencanaan pembangunan, baik ditingkat nasional maupun di daerah. Dengan keterlibatan kalangan pengusaha dalam penyusunan rencana pembangunan, akan melahirkan program yang saling mendukung antara pelaku usaha dengan pemerintah.

“Keterlibatan pelaku usaha dalam penyusunan rencana pembangunan akan melahirkan gagasan, ide kreatif yang bersinergi dan berdaya guna,” harap Firsal. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *