RSUD Pirngadi Medan Tak Bertuan | Tekenan Plh Dirut Tak Berlaku

MEDAN | Sementara, meskipun Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama RSU dr Pirngadi Medan, sudah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, No 800/8009/25 Juli 2014, namun tetap saja rumah sakit berplat merah ini tak bertuan.

bareskrimBagaimana tidak, tanda tangan Plh Dirut tak berlaku untuk melakukan pencairan cek guna belanja kebutuhan rumah sakit. Tak hanya itu, tanda tangan Plh Dirut juga tak bisa mencairkan gaji pegawai.

Hal ini dibenarkan Plh Dirut dr Rushakim SpoG yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medis saat ditemui wartawan seusai shalat Jumat di RSUD dr Pirngadi.

“Saya kan cuma Plh, saya hanya menjalankan tugas, karena direktur sedang berhalangan. Saya tidak ada wewenang apa-apa. Apalagi menyusun langkah-langkah untuk program rumah sakit ini,” ucapnya.

Saat ditanyakan terkait penandatanganan berkas, ia juga mengatakan ia tidak boleh melakukan penandatangan apapun. “Saya ngak boleh neken itu (gaji), karena direkturkan masih Amran Lubis. Masih dia direkturnya. Karena beliau berhalangan sakit, dan saya yang mengganti sementara,” tukasnya.

Saat ditanya kembali mengenai, kapan kiranya Direktur kembali bertugas atau kapan waktu cuti Amran selesai, ia enggan menjawab. “Tanya ke Pemerintah Kota Medan saja itu,” ujarnya berlalu.

Kassubag Hukum dan Humas Pirngadi, Edison Peranginangin mengatakan, untuk belanja rumah sakit tetap bisa dilaksanakan. “Ya kita akan koordinasi dengan Wadir Keuangan, setelah itu kita akan lapor ke Pemko,” terangnya.

Ia mengatakan, secara teori bahwa Plh Dirut tidak bisa menandatangani pencairan untuk pembelanjaan kebutuhan rumah sakit, karena itu terkait Pengguna Anggaran (PA) dan hanya bisa ditandatangai Direktur langsung.

“Namun, bila ada kendala-kendala akan dibicarakanlah. Tentunya sekarang semua kebijakan dari Walikota Medan,” terangnya.

Di tempat terpisah, salah satu kepala perawat yang tak ingin menyebutkan namanya, menuturkan kebutuhan untuk di rumah sakit saat ini masih terpenuhi, baik infus dan obat-obatan.

“Memang saat ini masih terpenuhi kebutuhan di rumah sakit dan operasional rumah sakit berjalan baik. Tapi tak tahulah kalau selanjutnya. Apalagi kejelasan direktur rumah sakit ini masih ngambang,” kata perawat yang tak mau disebutkan namanya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *