Disekap Pacar | Dijadikan Budak Seks Selama Dua Hari

MEDAN | Sebuah rumah kos di Jalan Eka Prastia Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal menjadi saksi direnggutnya keperawanan Melati, nama samaran.

bareskrimSiswi kelas III di salah satu SMA Swasta Kota Medan ini disekap dan dijadikan budak seks oleh pacarnya berinisial W selama dua hari. Tak hanya itu, sang pacar yang tak mau bertanggungjawab malah menurunkan Melati tak jauh dari rumahnya.

Akibat kejadian itu, orangtua korban pun melaporkan sang pacar ke Polsek Sunggal, Sabtu (30/8/2014).

Orangtua korban, Tina mengaku kejadian yang dialami anaknya ini terungkap saat sang anak pulang dalam keadaan murung.

Melihat kondisi itu, ia lalu menanyakan perihal keadaan Melati. Dengan polosnya Melati menceritakan kejadian yang dialaminya selama dua hari tidak pulang tersebut.

“Dua hari memang tidak pulang anakku. Pas pulang kondisinya linglung. Pas kutanya, Melati mengaku telah disekap dan dijadikan budak seks sama pacarnya,” jelasnya.

Ia mengaku menyesal telah memberikan kepercayaan kepada pacara anaknya tersebut. “Anaknya baik memang, tapi tidak tahu ada maksud dibalik kebaikannya itu,” jelasnya.

Sementara Melati mengaku, kejadiaan yang menimpanya bermula saat sang pacar membawanya kerumah kostnya. Selanjutnya, pelaku mengajaknya untuk berhubungan layaknya suami istri.

“Pertamanya aku menolak bang, tapi aku terus dibujuknya dan akan bertanggungjawab untuk menikahi ku, makanya aku larut dengan bujuk rayunya,” jelasnya.

Tak sampai disitu, usia melampiaskan nafsu bejatnya, ABG berusia 17 tahun ini bukan malah diantar pulang, malainkan disekapnya. “Dua hari aku dijadikan budak seks pacarku. Disekapnya aku dikamar kostnya. Tiga kali dia melampiaskan nafsunya, ” jelasnya.

Diakuinya berkenal sama sang pacar telah menjalin kasih sejak 5 bulan lalu. “Lima bulan aku sudah pacaran dan sebulan belakangan ini memang tingkahnya aneh,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Adhi Putranto saat dikonfirmasi telah menerima laporan korban. “Saat ini kita memberikan surat pengantar ke Rumah Sakit Brimob untuk dilakukan visum. Kasus ini masih kita lidik, jika terbukti benar maka pacar korban akan segera kita tangkap,” jelasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *