BKPP ‘Kecolongan’ Proses Pembuatan SK Kepsek

LANGSA | Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Langsa, Syahrul Taeb SH merasa ‘kecolongan’ dengan proses pembuatan Surat Keputusan (SK) bagi para Kepala Sekolah (Kepsek) yang dilantik beberapa waktu yang lalu.

bareskrimSyahrul Taeb mengakui kepada wartawan belum lama ini, pihaknya tidak mengetahui proses pembuatan terhadap SK (Surat Keputusan) bagi para Kepsek (Kepala Sekolah) yang diduga saat terjadinya pelantikannya berusia diatas 56 tahun.

Menurut Syahrul Taeb, sejauh ini pihaknya tidak ada membuat SK bagi para Kepala Sekolah yang akan dilantik, sehingga tidak pernah mengetahui berbagai persyaratan terhadap proses pembuatan SK dimaksud.

Kendatipun demikian, lanjut dia, pihaknya akan coba berusaha untuk mencari tahu terhadap kebenaran informasi ini. “Kita akan berupaya memperbaikinya, agar persoalan semacam ini tidak terulang kembali ditahun-tahun yang akan dating,” ujarnya.

Menyikapi terhadap pengakuan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Langsa tersebut, sejumlah masyarakat setempat yang dimintai tanggapannya oleh wartawan menyebutkan, kayaknya dalam proses pembuatan, SK untuk para Kepsek yang akan dilantik.

Tidak mungkinlah kalau pihak BKPP tidak mengetahui sama sekali. Apalagi BKPP itukan, termasuk dalam lingkaran pihak Berperjakat yang memiliki kewenangan untuk menilai terhadap para PNS dijajaran pemerintahan.

“Jadi aneh saja dan kita tidak akan percaya, kalau proses pembuatan SK bagi para Kepsek yang akan dilantik itu pihak BKPP tidak mengetahuinya. Karena para Kepala Sekolah yang ada di wilayah inikan semuanya PNS (Pegawai Negeri Sipil). Jadi tidak mungkinlah pihak BKPP tidak tahu dan tidak terlibat dalam proses pembuatan SK dimaksud,” komentar sejumlah warga Kota Langsa. (ema/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *