Gaji Pokok Dibawah UMK | Penghasilan Bulanan Bisa 20 Juta

MEDAN | Banyak pertanyaan dari masyarakat terkait gaji pokok anggota DPRD Medan. Hal ini dikarenakan banyak pihak yang ‘mati-matian’ untuk merebut posisi itu.

KEPALA BARESKRIMPenelusuran wartawan di gedung DPRD Medan, terungkap gaji pokok anggota DPRD Medan ternyata Rp1.575.000 /bulan atau masih di bawah Upah Minumum Kota (UMK) Medan yakni Rp1.851.500. Sedang gaji pimpinan dewan masing-masing untuk ketua dewan sebesar Rp2,1 juta/bulan, dan wakil ketua Rp1, 68 juta/bulan.

Namun, jika digabungkan dengan penghasilan lain dari tunjangan-tunjangan yang diperoleh, maka setiap bulannya anggota DPRD Medan menerima penghasilan Rp20 hingga Rp21 juta. Penghasilan anggota DPRD Medan diklasifikasikan menjadi dua penghasilan, yakni penghasilan tetap dan tunjangan rumah serta komunikasi/insentif.

Penghasilan tetap terdiri dari gaji pokok, tunjangan istri/suami dan dua anak, kemudian uang paket, tunjangan jabatan dan tunjangan alat kelengkapan dewan. Sedang penghasilan lainnya berupa tunjangan di antaranya tunjangan perumahan dan komunikasi/insentif.

Ketua DPRD Medan akan mengantongi penghasilan Rp. 6,12 juta/bulan, wakil ketua Rp5,74 juta/bulan dan anggota Rp.4,77 juta/bulan.

Sementara untuk tunjangan perumahan, bagi Ketua DPRD Rp11,9 Juta/bulan, wakil ketua Rp11.4 juta/bulan dan anggota Rp11, 05 juta/bulan. Tunjangan Komunikasi/insentif 50 anggota DPRD Medan masing masing memperoleh Rp5,53 juta/bulan.

Maka jika dirata ratakan, penghasilan anggota DPRD Medan/bulan Rp 20 juta hingga Rp 21 juta.

Tidak sampai disitu, anggota DPRD Medan juga bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari perjalanan dinas dalam dan luar kota. Perjalanan Dinas ke luar kota, seorang anggota DPRD Medan bisa mengantongi Rp2 hingga Rp5 juta sekali kunjungan.

Sementara itu, untuk seragam anggota DPRD dialokasikan dalam APBD, berupa baju dinas harian, jas, baju batik dianggarkan Rp 450 ribu/potong untuk ketua, dan Rp350 ribu/potong.

Salah seorang mantan anggota DPRD Medan, yang memita namanya dirahasiakan dengan alasan nama baik mengungkapkan, penghasilan dari anggota DPRD Medan selama sebulan biasanya tak cukup untuk dibawa ke rumah.

“Bayangkan saja, iuran partai bisa sampai Rp 5 juta, bahkan ada partainya yang hampir separuh memotong dari total penghasilan,” jelasnya.

Kemudian uang proposal, sumbangan ke konsituen, papan bunga untuk berbagai undangan yang hampir setiap pekan. “Jadi hampir 75 persen penghasilan itu tergerus dari biaya-biaya lain,” jelasnya. Belum lagi cicilan utang di bank.

Kepala Bagian Keuangan DPRD Medan Mahyuzar membenarkan terkait gaji pokok anggota DPRD Medan tersebut. Ia juga tak menampik sejumlah penghasilan yang didapatkan anggota DPRD Medan tersebut.

“Ya kalau gaji pokok memang segitu, kemudian kalau penghasilan per bulan rata-rata bisa juga Rp20-21 juta,” terangnya. (anl/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *