Wagub Dorong HNSI Sumut Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

MEDAN | Wakil Gubernur Sumatera Utara ( Wagub Sumut), Ir H Tengku Erry Niradi MSi menyerukan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) untuk menjalankan program dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan. Salah satunya adalah dengan membekali nelayan dengan berbagai keahlian memaksimalkan sumber daya laut.

Pelantikan DPD HNSIKEPALA BARESKRIMHal itu disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi dalam acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) HSNI Sumut di Wisma Hermina Danau Toba Cottage Belawan, Jl. Pelabuhan Raya Belawan, Senin (22/9/2014).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) H Mayjend (Mar) (Purn) Yussuf Solichien Martadiningrat PhD, Komandan Pangkalan Utama Pertahanan Laut (Danlantamal) I Belawan Laksamana Pulung Prambudi, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu Zonni, Kapolres KPPP Belawan, Ketua Umum DPD HSNI Sumut Syah Affandin dan undangan lainnya.

Erry menyatakan, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu roda penggerak perekonomian di Sumut, terutama bidang ketahanan pangan. Selain itu, laju pertumbuhan perikan di Sumut mengalami perkembangan signifikan.

Hal itu dapat terlihat dari produksi perikanan Sumut yang meningkat pada tahun 2013 mencapai 740 ribu ton dibanding tahun 2012.

“Perikanan tangkap tahun 2013 mencapai 565 ton. Sementara perikanan budidaya air tawar mencapai 175 ton dengan nilai ekspor mencapai $ 250,900. Tahun 2012 hanya 225 ton atau meningkat 11,3 persen pada tahun 2013,” sebut Erry.

Erry juga mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melakukan sejumlah program dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan diantaranya pemberiaan Kartu Nelayan kepada 21.565 nelayan di 17 Kabupaten/Kota yang tersebar di pantai timur dan barat Sumut.

“Selain berfungsi sebagai kartu identitas, Kartu Nelayan tersebut juga menjadi salah satu persyaratan penerimaan bantuan dari program pemerintah,” jelas Erry.

Pemprov Sumut juga telah memberikan Polis Asuransi Nelayan kepada 2.222 nelayan tahun 2013. Sedangkan polis asuransi yang sama juga diserahkan kepada 2.210 nelayan sesuai target 2014.

“Asuransi Nelayan ini mencakup asuransi jaminan hari tua, kecelakaan dan meninggaldunia. Asuransi ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada nelayan tradisional, terutama mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Erry.

Erry memaparkan, Pemprov Sumut juga melakukan Program Monitoring dan Evaluasi Habitat Laut. Program tersebut mencakup penanaman mangrove dan penanganan terumbu karang sebagai rumah ikan.

“Pemerintah Provinsi juga memberikan bantuan alat tangkap ikan dengan maksud meningkatkan kesejahteraan nelayan,” tambah Erry.

Erry menegaskan, Pemprov Sumut saat ini sedang menggagas sejumlah program lain yang dinilai dapat meningkatkan taraf hidup nelayan. Salah satunta adalah dengan mendorong nelayan mengembangkan budidaya ikan sesuai dengan standard yang dibutuhkan dunia internasionala, termasuk melakukan pengawasan jaminan mutu pangan dari olahan laut.

“Selama ini, usaha penangkapan ikan di laut secara umum masih didominasi oleh perikanan pantai. Padahal area yang menjadi lahan usaha sanga luas. Tetapi saya juga menyadari, nelayan menghadapi sejumlah kendala diantaranya tingginya biaya produksi akibat kenaikan BBM, tingginya biaya pakan, pengangkutan dan permodalan dan iklim yang mempengaruhi usaha perikanan,” papar Erry.

Erry berharap, Syah Affandi sebagai Ketua Umum HSNI Sumut yang baru dilantik untuk menggerakkan seluruh komponen yang ada dalam upaya membekali keahlian kepada nelayan.

“Saya berharap HSNI Sumut terus melaksanakan program, terutama membekali nelayan dengan berbagai keahlian dalam bidang perikanan,” harap Erry. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *