Operator UPTD dan Sekolah Dilatih Mengeoperasikan Finger Print

ACEH TAMIANG| Unit Pelaksana Teknik Dinas V (UPTD V) Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang mengadakan pelatihan untuk seluruh para operator, baik operator UPTD tersebut maupun operator – operator sekolah yang berada di bawah UPTD V.

KEPALA BARESKRIMPelatihan yang dilaksanakan kali ini berbeda dari biasanya. Kalau biasanya para operator dilatih untuk pengisian dapodik di setiap sekolah di bawah tanggung jawab operator – operator tersebut, tapi pelatihan kali ini bertujuan untuk menggenjot kinerja operator dalam mengoperasikan finger print (alat absensi dengan menggunakan sidik jari).

Finger print ini membuktikan bahwa Pemkab Aceh Tamiang serius dalam menegakkan disiplin dikalangan PNS.

Menurut Kepala Tata Usaha UPTD V yang namanya tidak bersedia disebutkan, pelatihan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi dari Bupati kepada Kepala Dinas Pendidikan dan selanjutnya diteruskan kepada pihaknya.

Kepala TU tersebut menambahkan, pihaknya menyambut baik hal ini nantinya akan menegakkan disiplin para PNS di setiap instansi – instansi yang ada di bawah tanggung jawab UPTD V khususnya dan seluruh instansi di Pemkab Aceh Tamiang pada umumnya.

Dalam operasinya nanti, finger print ini akan disesuai jam masuk dan jam pulangnya PNS yakni pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. “Jika ada pegawai yang melakukan absensi di luar jam yang sudah ditentukan, maka system tidak dapat membacakanya,” katanya.

Setiap bulanannya masing – masing operator akan mengeprint data absensi ini dan hasilnya akan diserahkan kepada atasan di setiap instasi dan tembusan akan masuk kepada UPTD V dan begitu juga dengan UPTD – UPTD di setiap kecamatan untuk selanjutnya akan meneruskan kepada kantor Dinas Pendidikan, untuk mengambil langkah –langkah sanksi untuk pegawai yang tidak disiplin dari segi kedatangan,kehadiran dan keluar dari kantor. (wdm/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *