Hijrah Menuju Kehidupan yang Berkualitas

Catatan: Hasrian Rudi Setiawan MPdI

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. al-Hasyr: 18)

hidup-berkualitasSaat ini kita akan memasuki tahun baru hijriah, berarti kita tinggalkan tahun-tahun yang telah lalu. Pertanyaanya, apakah kita di dalam menyambut tahun baru ini telah mempunyai persiapan yang matang untuk menuju hidup yang lebih baik?. Dan apakah kita di dalam memasuki tahun baru ini telah mempunyai persiapan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah serta berusaha untuk meningkatkan ibadah?. Tentu pertanyaan ini memiliki jawaban yang beragam tergantung pada pribadi kita masing-masing.

Momentum tahun baru hijriah, haruslah menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah dan perbaikan diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui. Sebab, banyak sikap, atau perbuatan yang mungkin tak sesuai dengan yang diharapkan. Karena itu, momentum Hijriah harus dapat menjadi inspirasi untuk membangkitkan kembali semangat perubahan menuju sesuatu yang lebih baik dan berkualitas.

Awal tahun baru hijriah, ditandai dengan hijrahnya Rasulullah Saw dari kota Makkah ke Madinah, bersama dengan sahabat yaitu, Abu Bakar ash-Shiddiq. Hijrah tersebut dilakukan oleh Rasulullah dalam rangka mencari rasa aman untuk berdakwah, sekaligus memperluas jaringan dakwah Islam. Hijrahnya Rasulullah merupakan perintah Allah. Hijrah dalam pengertian ini, bukan hanya dipahami sebatas pada berpindah dari satu tempat ke tempat lain, atau dari suatu daerah ke daerah lain.

 

Namun hijrah dapat diartikan dengan semangat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih berkualitas dan dapat pula diartikan dengan menjaga atau memelihara sesuatu yang baik dari perbuatan masa lampau dan mengambil yang terbaik untuk masa sekarang. Karena itu, hijrah harus selalu dilakukan, kapan saja, dan di mana saja. Namun bila gagal melaksanakan suatu perbuatan, yang dikarenakan adanya tantangan atau rintangan maka harus dicoba lagi dengan cara yang lain.

Dalam meraih suatu kesuksesan hidup, hijrah tidak boleh berhenti, walaupun sudah berhasil. Pelaksanaan hijrah harus terus dilakukan, dan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas amal ibadah. Karena itu, hendaknya kita harus terus mengembangkan semangat hijrah untuk meraih yang lebih baik lagi. Itulah pesan Rasulullah Saw dalam hadits, yang artinya: “Siapa yang hari ini sama seperti kemarin maka dia orang merugi, siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin maka dia orang yang beruntung, dan siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dia orang yang celaka.”

Kehidupan di masa yang akan datang, baik tantangan atau rintangan akan semakin berat. Karena itu perjuangan harus terus ditingkatkan dan perubahan mesti dilakukan. Namun perlu disadari bahwa, perubahan tidak akan terlaksana bila tanpa dilakukan dan diawali dari diri sendiri. Hal ini sebagaimana firman Allah Swt dalam QS. Ar-Ra’d: 11, yang artinya: “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”

Dari ayat di atas jelas bahwa Allah tidak akan merubah nasib dan keadaan, kalau tidak kita sendiri yang merubahnya. Karena itu, melalui momentum hijriah ini, semangat perubahan harus senantiasa digalakkan. Marilah kita sambut tahun baru ini dengan rasa syukur serta mengharap keridaan Allah, dan hendaknya tahun baru ini menjadi neraca perbandingan Amal. Kita renungan kembali lembaran amal perbutan tahun lalu dan kita koreksi kesalahan dan kekurangan yang ada pada diri kita masing-masing dengan niat untuk menambah serta memperbaiki pada tahun yang kita akan hadapi. Tegasnya kita sebagai seorang muslim harus memiliki prinsip “To day is better than yesterday (hari ini harus lebih baik dari hari kemarin)”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *