Wagub Harapkan Alumni Ekonomi USU Beri Masukan Dorong Perekonomian Sumut

MEDAN | Ketua Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA-USU) Komisariat Daerah (Komda) Sumatera Utara (Sumut), Ir H Tengku Erry Nuradi MSi berharap, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU berperan aktif menelurkan ide, gagasan, masukan dan sumbang fikiran dalam mendongkrak perekonomian dan pembangunan Sumut.

IKAFEB USUKEPALA BARESKRIMHal tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Sumut saat melantik Pengurus Ikatan Alumni Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKAFEB USU) di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis kampus USU, (22/11/2014).

Hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU Prof DR Azhar Maksum SE MSC, Kepala Bank Indonesia Wilayah IX Sumut Aceh Difi Ahmad Johansyah dan puluhan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU dari berbagai angkatan.

Erry menyatakan, sudah saatnya alumni Fakultas Ekonomi ikut berpartisipasi dalam menyusun konsep cerdas dalam mendorong laju perekonomian di Sumut. Konsep tersebut dapat dilahirkan dari kelompok diskusi yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

“Kedepan, ada baiknya kita melaksanakan kegiatan bersama antara Pemerintah Provinsi dengan berbagai kalangan, baik itu alumni Fakultas Ekonimo, perbankan, dunia industry, Kadin dan pihak berkompeten lainnya membangun gagasan cemerlang dalam upaya menelurkan konsep pembangunan ekonomi Sumatera Utara. Misalnya kelompok diskusi dengan nama North Sumatra Financial Club,” sebut Erry.

Erry menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak dapat mengandalkan sepenuhnya kepada APBD dalam mendorong pembangunan. Harus memiliki strategi tepat sasaran, karena 50 persen APBD Sumut yang ada dikembalikan ke daerah sebagai Dana Bagi Hasil (DBH).

“APBD Sumut pertahun hanya Rp 8,5 triliun. Hampir 50 persen diantaranya hanya numpang lewat, karena harus dikembalikan ke Kabupaten Kota sebagai Dana Bagi Hasil. Sementara Belanja Modal hanya 1,5 triliun. Dengan kondisi ini, Sumut kesulitan melakukan pembangunan. Kita butuh konsep jitu ditengah kondisi yang ada,” ujar Erry.

Erry berharap, dengan terbentuknya kelompok diskusi dari berbagai disiplin ilmu, dapat memberikan masukan dan gagasan dalam mendorong roda pembangunan.

“Seperti apapun Sumut saat ini, kita tidak bisa diam saja. Sumut harus memiliki daya saing sekaligus sukses menjadi etalase Indonesia bagian barat. Mari kita ambil peran masing-masing dalam membangun Sumut demi kesejahteraan masyarakat,” ajak Erry.

Erry juga menyinggung tentang pengurangann subsidi BBM. Pengurangan subsidi BBM tersebut layak menjadi acuan diskusi akademisi, praktisi dan pihak berkompeten.

“Apa yang harus dilakukan Pemerintah Daerah dalam menyikapi pengurangan subsidi BBM. Hal yang memungkinkan adalah meminta pemerintah pusat mengucurkan bantuan pembangunan infrastruktur sebanyak pengurangann subsidi BBM di Sumut. Ini adalah topik yang perlu mendapat pembahasan mendalam dari alumni Fakultas Ekonomi,” sebut Erry.

Sementara Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU Prof DR Azhar Maksum SE MSC berharap IKAFEB USU dapat merangkul alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU yang kini tersebar di berbagai daerah. Salah satu langkah awal adalah dengan membuat database alumni.

“Sejak berdiri tahun 61 lalu, lebih dari 50 ribu alumni Fakuktas Ekonomi USU. Ini adalah investasi yang sangat luar biasa. Mari kita rangkul agar dapat memberikan kontribusi memajukan perekonomian bangsa,” harap Azhar.

Selain itu, Azhar juga berharap IKAFEB USU eksis melakukan kegiatan, termasuk terlibat dalam Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan Bisnis maupun Dise Natalis USU secara umum.

“Kami juga berharap Pengurus IKAFEB USU yang baru dilantik menjalin komunikasi dengan pimpinan fakultas dalam berbagai hal. Untuk mendukung itu, Fakultas telah menyiapkan ruang khusus untuk IKAFEB USU di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” sebut Azhar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua IKAFEB USU terpilih periode 2014-2018, Tengku Dirkansyah SE AK menyatakan, program utama yang akan dilakukan terangkum dalam tiga program besar nyakni persaudaraan, peduli dan partisipasi.

“Upaya utama yang akan dilakukan pengurus adalah program menjalin persaudaraan antar alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU. Alumni yang tersebar di berbagai daerah, akan di data ulang, kemudian menjalin komunikasi kembali,” ujar Dirkansyah. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *