63 Persen Guru Bersertifikasi Belum Mampu Mengajar

MEDAN | Ternyata, hasil penelitian Kemendikbud tahun 2013 menyebutkan faktor yang paling berpengaruh adalah pendekatan dalam proses belajar mengajar.

KEPALA BARESKRIMSelama ini, masih banyak guru, sekira 63 persen guru bersertifikasi yang belum mampu menyampaikan materi ajar dengan jelas kepada siswa.

“Ini berarti hanya 37 persen guru bersertifikasi yang mampu mengajar dengan baik,” kata Kabid Dikdas dan PK Dra Erni Mulatsih MPd usai menutup Workshop Evaluasi Kurikulum 2013 di Hotel Polonia Medan, kemarin.

Erni mengatakan, guru hanya mentransfterkan ilmu, berbeda dengan mendidik yang bertanggungjawab terhadap mental siswa. “Guru saat ini hanya mengajar, bukan mendidik. Pendidikan itu sekarang bergeser hanya pengajaran,” ujarnya.

Ditambahkannya, hasil penelitian Kemendikbud 2013 menyebutkan ada 13 faktor yang paling berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa boarding school, yakni potensi siswa, keramahan guru, perhatian dan keuletan siswa, sarana belajar, kemauan siswa dalam belajar, kesiapan siswa dalam belajar.

Selain itu, ketertarikan siswa dalam belajar, pendekatan dalam proses pembelajaran (guru), kedisiplinan guru, kinerja guru dan siswa, percaya diri siswa, kondisi fisik siswa dan daya tahan tubuh siswa
Sedangkan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pendekatan dalam proses pendekatan dalam proses pembelajaran, sebanyak 17,4 persen.

Disamping itu tambah Erni, kondisi guru bersertifikasi, hasil penelitian 63 persen guru bersertifikasi belum mampu menyampaikan materi dengan jelas. Artinya, hanya 37 persen dari guru bersertifikasi yang dapat menyampaikan materi dengan jelas.

Dengan kata lain pendidikan profesional yang indikator utamanya adalah ‘bersertifikat pendidik’ ternyata masih sangat memerlukan peningkatan kompetensi terutama kompetensi pedagogik dan profesionalnya.

Sementara itu, terdapat 20 persen guru kurang memperhatikan bagaimana kondisi awal siswa dan seberapa baik siswa sudah belajar. “Jadi, guru bersertifikasi tidak menjamin bisa menjelaskan secara tuntas dan jelas,” jelasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *