PD Pasar Tetap Revitalisasi Pasar Timah

MEDAN | Menanggapi penolakan pedagang Pasar Timah, Dirut PD Pasar Benny H Sihotang mengatakan, pihaknya akan tetap melanjutkan revitalisasi, karena sudah merupakan program kerja PD Pasar.

“Kami sejak awal mengatakan ini adalah hak, jadi harus dihormati. Tapi kami akan tetap menjalankan program ini. Kami tetap melakukan revitalisasi,” tegas Benny dalam mediasi yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, di Kantor Ombudsman Sumut, Jalan Majapahit Medan, Jumat (12/12/2014).

Dikatakan Benny, terkait sejumlah persyaratan yang dituangkan dalam izin prinsip, pihaknya akan memenuhi semua persyaratan tersebut. Namun jika persyaratan itu tidak dapat dipenuhi, maka pihaknya akan menghapus Pasar Timah.

“Kami akan tempuh izin-izin yang dipersyaratkan dalam izin prinsip. Kalau tidak bisa, kami akan masuk ke Plan B, yaitu menghapus Pasar Timah. Kami bekerja berdasarkan Perda. Kalau ada yang keberatan, kami siap menghadapinya sampai di pengadilan sekalipun,” cetus Benny.

Sementara Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar
mengatakan, dalam melakukan mediasi, pihaknya tidak dapat mempengaruhi pedagang maupun PD Pasar untuk mencapai kesepakatan.

Pihaknya menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pedagang dan PD Pasar selaku dua pihak yang berkepentingan. Namun Ombudsman tetap akan menjalankan tugasnya dalam melakukan fungsi pengawasan.

“Kita hanya mencari titik tengah. Kita tidak bisa paksakan mereka harus sepakat. Tetapi kami akan mengawasi pelanggaran-pelanggaran dalam proses revitalisasi ini. Kami akan tetap mengawasi peraturan-peraturan yang terkait dalam izin prinsip,” kata Abyadi. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *