‘Hukum Mati Saja’

MEDAN | Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta terperangah saat mendapati keterangan bahwa MH (31) seorang narapidana kasus narkoba yang mendekam di penjara, bisa mengendalikan bisnis haram dari dalam Lapas Tanjung Gusta Kelas I Medan.

KEPALA BARESKRIMTak tanggung, 2,2 Kg sabu dan 46 ribu butir pil ekstasi dikendalikan tersangka MH dari dalam penjara, yang rencananya akan diedarkan di Kota Medan hingga luar kota,berdasarkan pesanan.

Nico menegaskan pihaknya akan memberikan pasal pemberatan hukuman mati terhadap MH tersangka pengedar narkoba untuk menekan peredaran barang haram yang jadi musuh negara ini.

“Buat pasal pemberatan, hukum mati saja tersangka pengedar narkoba, dengan memberikan pasal maksimal,” kata Nico.

Saat memberikan keterangan pers, tiga tersangka yang memakai penutup wajah lalu diperintahkan Kapolresta untuk membuka penutup wajah tersebut.

“Buka aja ini penutup wajahnya, buka,” perintah Kapolresta.

Selain itu, dirinya juga mengimbau peran serta masyarakat agar turut bekerja sama dalam memberantas maraknya peredaran narkoba, mulai lingkungan terkecil dari pranta sosial masyarakat yang ada,” imbau Kapolres.

Selain itu, Kapolresta Medan juga mengatakan kepada para tersangka, karena kalian ini (pengedar narkoba) jutaan orang kehilangan masa depan, jutaan ibu yang mengandung anaknya selama sembilan bulan terpaksa pasrah walau tak rela, anaknya terjerat narkoba,. “karena kalian, aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polresta ini,” tegas Kapolres. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *