Terduga Sindikat Begal Bersenpi Dibekuk Polisi

MEDAN | Berawal dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan tersangka Ricky Efendi Tarigan (30) memiliki senjata api yang diduga kerap digunakan dalam aksi perampokan.

KEPALA BARESKRIMMenindaklanjutinya, Unit VC/Judisila Polresta Medan dengan melakukan penyergapan, (5/3/2015), di kediamannya Jalan Karya Kasih Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor.

Kepala Unit (Kanit) VC / Judisila Polresta Medan, AKP, Martusah Tobing mengatakan, penangkapan tersangka lantaran diduga merupakan sindikat begal yang kerap beraksi menggunakan pistol maupun senjata tajam (sajam).

“Tersangka ditangkap karena diduga terkait kepemilikan senjata api ilegal, meskipun masih dugaan kita masih akan melakukan pengembangan, “tutur Martuasah.

Dijelaskan Martuasah, dari pemeriksaan sementara, tersangka mengaku jika dirinya mendapatkan senjata tersebut dari rekannya berinisial D warga asal Aceh.

“Belum mengaku dia (Ricky), katanya dia beli dari rekannya D (DPO). Dan kita masih fokus melakukan pengembangan guna membuktikan pengakuan tersangka,” ucap Martuasah.

Martuasah menambahkan, jika pihaknya meyakini kalau tersangka merupakan sindikat begal yang kerap beraksi menggunakan senpi dan sajam.

“Sejauh ini memang kita belum dapat laporan polisi (LP) nya, sekarang kita masih berusaha mencari. Dan alasan kita menduga tersangka merupakan sindikat begal lantaran dari tersangka kita mengamankan beberapa STNK dan BPKB kreta. Kita mensyaki itu milik korbannya,” ujar Martuasah.

Martuasah mengatakan, kini pihaknya masih menerapkan pasal 2 (1) UU Darurat RI No 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata terhadap tersangka.

“Sekarang kita juga masih membawa senjata tersebut ke laboratorium forensik (labfor) guna dicek siapa pemilik senjata tersebut,” pungkas Martuasah.

Sementara tersangka saat diwawancarai mengaku jika senjata yang dimilikinya milik rekannya yang digadekan padanya sebulan yang lalu.

“Itu punya kawan ku. Digadekan sama ku Rp1 juta. Dan aku bukan perampok. Itu karena digadekan ajanya. Dan aku mau menerima gadaiannya karena kawan,” ucap Ricky.

Selain mengamankan Ricky, Tim Unit VC pimpinan Martusah tersebut juga menyita barang bukti berupa satu unit pistol jenis CCV kaliber 38,4, berikut empat butir peluru revolver kaliber 38,4, serta dua buah klewang, sebilah clurit, delapan STNK asli, satu lembar foto copy STNK dan tiga buah BPKB. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *