Hina Profesi Wartawan | Tiga Oknum Polantas Dilapor ke Propam

MEDAN | Seorang wartawan terbitan Medan bernama Budianto mendatangi Seksi Profesi dan Pengamanan Propam Polresta Medan.

propam polres medanKEPALA BARESKRIMKedatangannya guna melaporkan tiga oknum polisi yang berdinas di Polantas Polsek Medan Barat, karena mengeluarkan kata kotor dan menghina profesi wartawan.

Ketiga polisi yang dilaporkan tersebut adalah Kanit Lantas Polsekta Medan Barat AKP Riama Siahaan, Panit Lantas Ipda GA Gultom dan anggotanya Aiptu A Sitompul.

Laporan Budiyanto tertuang dalam LP No. STPL/ 30/ III/ 2015/Sipropam tanggal 26 Maret 2015 dan diterima Bripka Ispurwanto Staff Seksi Propam Polresta Medan.

Budianto mengatakan, kejadian ini berawal saat ia dan rekannya sesama wartawan Eppy V Parangin-angin hendak meliput aksi unjukrasa di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto pada (25/3/2015).

Saat melintas di Jalan Yos Sudarso, tepatnya didepan Swalayan Maju Bersama, ia dan rekannya di-stop oleh ketiga oknum polisi tersebut yang sedang melakukan razia.

Disitu, Budianto dan rekannya lalu berhenti. Tanpa memberi salam hormat, ketiga oknum polisi itu lalu meminta keduanya menunjukkan surat kelengkapan kendaraan.

“Razia kemarin itu, lalu di-stop-nya. Disitu aku bilang wartawan dan minta dispensasi, karena mau melaksanakan tugas meliput demo. Disitu juga telah menunjukkan surat-surat kendaraanku,” jelas Budi, Jumat (27/3/2015).

Namun bukannya memberi dispensasi, Panit Lantas Polsek Medan Barat Ipda GA Gultom malah menelpon seorang wartawan harian terbitan Kota Medan berinisal A.

“Usai menelpon, disitu dibilangnya sama aku kau kenal sama wartawan berinisal A. Mereka mengeluarkan kata kotor dan dibilangnya kami wartawan abal-abal. Disitu aku langsung ditilangnya,” ungkapnya.

Insan jurnalis itu berharap kepada Propam Polresta Medan untuk dapat memproses ketiga oknum Polantas Polsek Medan Barat itu.

“Saya berharap Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo-karo untuk dapat mengevaluasi kinerja bawahannya. Ini dilakukan agar tidak merusak citra kepolisian,” pungkasnya.

Kapolresta Medan, Kombes Nico Affinta saat dikonfirmasi mengaku akan mengecek laporan wartawan atas dugaan perbuatan tak menyenangkan oleh oknum polisi di jajarannya ini. “Kami cek pak ttg masalah ini. Tkhs,” ujarnya singkat dalam SMS. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *