OJK Sebut MMM Berpotensi Rugikan Masyarakat

JAKARTA | OJK bersama Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi mengidentifikasi kegiatan menggerakan dana masyarakat oleh Mavrodi Mondial Moneybox (Manusia Membantu Manusia) atau MMM atau nama lain yang serupa dengan kegiatan MMM berpotensi merugikan masyarakat.

KEPALA BARESKRIMDalam siaran pers OJK yang diterima, Jumat (10/4/2015) menyebutkan, kegiatan yang dilakukan menyerupai money game dan ponzi scheme yang sangat berisiko menyebabkan terjadinya kegagalan untuk mengembalikan dana masyarakat.

Selain itu, Kegiatan tersebut tidak memiliki izin dari instansi yang berwenang, tidak ada kejelasan tentang bentuk badan hukum dan domisili hukum; Tidak memiliki struktur organisasi dan penanggungjawab kegiatan; Kegiatan menggunakansaranainternet dengan server di luar negeri.

Banyak pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat terhadap dana yang digunakan untuk mengikuti kegiatan MMM (disampaikan melalui media sosial dan Financial Customer Care Otoritas Jasa Keuangan (FCC OJK).

Untuk mencegah agar potensi risiko yang dapat merugikan masyarakat tersebut, maka OJK dan Satgas Waspada Investasi melakukan permintaan pemblokiran situs internet yang digunakan dalam kegiatan MMM kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika.

OJK juga melakukan koordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia dan langkah-langkah lain yang diperlukan agar masyarakat tidak dirugikan di kemudian hari.

OJK menghimbau kepada masyarakat, dalam melakukan transaksi keuangan apapun dalam bentuk investasi agar selalu memperhatikan rasionalitas, risiko, biaya dan manfaatnya.

Kaitannya dengan hal ini, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan dan meminta informasi kepada OJK melalui Layanan Konsumen Terintegrasi mengenai penawaran investasi/ajakan pengelolaan uang yang menjanjikan tingkat imbal hasil yang sangat tinggi diluar batas kewajaran.

OJK mendorong masyarakat tetap bersikap kritis dan bijaksana dalam menggunakan uangnya, baik untuk kegiatan investasi maupun kegiatan lain yang bersifat mempercayakan uangnya pada sistem atau pihak lain. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *