Syawal Gultom Mutlak Terpilih Rektor Unimed

MEDAN | Prof Dr Syawal Gultom MPd secara mutlak terpilih menjadi Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) untuk periode 2015-2019.

syawal rektor unimedKEPALA BARESKRIMSyawal Gultom terpilih setelah meraih suara terbanyak sebesar 51 suara mengalahkan dua pesaingnya, yakni Selamet Triono (47 suara) dan calon petahana Ibnu Hajar Damanik (19 suara).

Hal itu diketahui usai utusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Supriadi Rustad, mengantarkan langsung hak suara menteri ke Unimed pada Selasa (14/4/2015).

“Alhamdulillah, pemilihan Rektor Unimed berjalan lancar, sukses, demokratis dan bernuansa kekeluargaan,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unimed, Drs Chairul Azmi MPd didampingi Kabag Humas Muhammad Surip saat memberi keterangan kepada wartawan, di kampus itu.

Kata Chairul Azmi, Syawal Gultom mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Senat Unimed, yang telah memberi kepercayaan kembali kepadanya. Chairul bilang, Syawal juga mengajak seluruh perangkat kerja Unimed untuk bersama-sama membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di kampus penghasil tenaga pendidik tersebut.

“Jadi tadi pagi suasananya cukup harmonis. Setelah diumumkan hasilnya, mereka (ketiga calon) saling berpelukan dan memberi selamat. Dari psikologis yang saya lihat, suasana hati dari calon yang kalah, tak begitu menampakkan kekecewaan berarti,” bebernya.

Chairul Azmi yang juga Pembantu Rektor II Unimed ini menambahkan, adapun jumlah suara yang diperebutkan ketiga calon yaitu 117 suara. Di mana 76 suara dari anggota senat dan 41 sisanya berasal dari Menteri. “Jadi kalau memakai sistem yang lama, rekomendasi anggota senat masih menjadi pertimbangan oleh menteri. Namun sekarang berdasarkan perolehan suara terbanyak, dialah otomatis yang terpilih,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada tahap penyaringan calon rektor di tingkat senat pada 13 Maret 2015 lalu, Syawal Gultom meraih 41 suara senat mengungguli dua calon lainnya, yakni Selamet Triono (15 suara), Ibnu Hajar 12 suara, dan Abdul Hamid (7 suara).
“Untuk alokasi suara ke mana-mana saja, kita tak bisa sampaikan. Sebab proses pemilihannya dilakukan secara tertutup,” sebutnya.

Chairul menambahkan, proses pemilihan Rektor Unimed ini, sesuai Permen Ristekdikti No 1 tahun 2015, di mana tahap pemilihan rektor di suatu Perguruan Tinggi Negeri dilakukan melalui tahap penjaringan bakal calon; tahap penyaringan; tahap pemilihan calon, dan tahap pengangkatan.

“Sementara untuk pengiriman berkas ke Menteri Riset, Teknologi, dan Dikti di Jakarta pada 21 April 2015, dan pelantikan akan dilakukan pada 14 Juni 2015,” terangnya.

Menurut dia, dari tahun ke tahun pemilihan calon Rektor Unimed berjalan dengan baik, aman dan sukses. Hal tersebut menunjukkan keharmonisan senat Unimed dalam menentukan pimpinan Unimed.

“Mudah-mudahan Unimed akan memiliki Rektor Periode 2015-2019 yang terbaik dan akan berupaya tercapainya visi, misi dan tujuan Unimed yang telah dicanangkan,” pungkasnya.

Syawal Gultom merupakan Guru Besar Pendidikan Matematika FMIPA Unimed. Pria kelahiran Tapanuliutara, 3 Februari 1962 silam ini juga sudah memiliki pengalaman kerja diberbagai posisi yang mapan.

Diantaranya pernah menjadi staf pengajar di UMSU pada 1986-1996, staf ahli Pembantu Rektor I IKIP Medan periode 1993-1998, Rektor Unimed 2007-2011 dan terakhir menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud RI pada Maret 2011 sampai sekarang. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *