Ariyandi, Warga Miskin di Agara yang Tak Pernah Dapat Bantuan

KUTACANE | Salah satu warga Desa Biak Moli Induk Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) suguh sangat memperhatikan dengan keadaan rumah yang ditempatinya.

warga miskin di agaraKEPALA BARESKRIMAriyandi beserta istri bernama Fitri Yuni dan kedua anaknya menjalani kegiatan sehari-hari di rumah yang sejatinya merupakan rumah yang tidak layak huni berukuran 2,5×3,5 beratapkan rumbia dan berlantai tanah.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Ariyandi sehari-hari bekerja sebagai buruh tani untuk menghidupi istri dan dua anaknya.

Apalagi bantuan dari Pemerintah seperti dana bantuan program simpanan keluarga sejahtera (PSKS) tidak pernah dicicipinya.

Apalagi bantuan perumahan duafa sudah dua kali ia usulkan, itupun tidak dapat walau tim sudah pernah meninjau langsung melihat lokasi rumahnya.

“Tidak tahu apa alasan sampai saya tidak dapat bantuan perumahan. Persyaratan sudah saya usulkan. Mungkin ini sudah nasib, kami orang miskin yang mungkin tidak patut untuk dibantu,” ujar Ariyandi kepada bareskrim, (18/4/2015).

Ia mengharapkan perhatian dan kepedulian Pemerintah kususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Agara). “Kami ini orang miskin ini berharap merasakan bantuan dari Pemerintah dan bisa mendapat bantuan apapun,” harapnya. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *