Fadly Nurzal Klaim PPP Sumut Kompak dan Solid

MEDAN | Mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumatera Utara, H Fadly Nurzal SAg mengatakan, kader berlambang ka’bah yang ada di Sumatera Utara tetap kompak dan solid.

muswil pppKEPALA BARESKRIM“Hal ini terbukti selama 2 periode menjabat sebagai Ketua DPW PPP Sumut, konsolidasi tetap berjalan sebagaimana biasa,” kata Fadly Nurzal pada penutupan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Sumut, Minggu (26/4/2015), diHotel Garuda Medan.

Ke depannya, ia berharap, Ketua DPW PPP Sumut bisa lebih baik lagi dan terus menjaga kekompakkan, kesolitan dan silahturrahmi kepada sesama kader.

“Kalaupun ada permasalahan di pusat tentunya itu merupakan hal yang tidak perlu dibesarkan. Karena semuanya sudah ada yang mengatur dan saat ini sedang berjalan proses hukum,” katanya.

Dia mengatakan, masalah siapa yang menjadi Ketua DPW PPP Sumut dari Muswil diserahkan kepada 7 formatur yang bekerja. Para formatur ini nantinya akan memilih Ketua DPW PPP Sumut beserta para pengurusnya.

“Diperkirakan pengumuman Ketua dan pengurus lainnya akan berlangsung selama 14 hari dari berakhirnya Muswil PPP Sumut saat ini. Formatur akan melihat secara jeli siapa yang layak menjadi Ketua DPW PPP Sumut, dengan melihat kapasitas, kualitas dan integelensinya dalam membangun partai ini kedepan untuk lebih baik lagi,” jelasnya.

Dikatakannya, Ketua DPW PPP Sumut kedepan harus mampu juga memberikan terobosan baru, sehingga menjadi perhatian dan contoh kepada PPP se-Indonesia dalam mewujudkan partai PPP yang lebih baik, solid, kompak serta selalu melakukan konsulidasi kepada semua kader.

Sebelumnya, Ketua Panitia Muswil H Yulizar Parlagutan Lubis yang juga Sekretaris DPW PPP Sumut menjelaskan, suksesi kepemimpinan DPW PPP Sumut adalah bagian penting dari mekanisme dan regulasi partai yang harus dilaksanakan setiap lima tahun.

“Berdasarkan periodesasi kepengurusan DPW PPP Sumut saat ini masih belum habis. Namun, karena ada perubahan mekanisme suksesi kepemimpinan PPP dari amanat hasil Muktamar Surabaya pada 15-17 Oktober 2014, yakni pergantian kepemimpinan di tubuh PPP dilakukan dengan sistem top down (dari atas ke bawah) yang sebelumnya menganut sistem button up (dari bawah ke atas). Atas dasar perubahan sistem ini, maka priodesasi kepengurusan mengalami pengurangan jumlah tahun priodesasi,” ungkap Yulizar Parlagutan Lubis.

Tampak hadir pada acara Muswil DPW PPP Sumut dari organisasi sayap PPP yakni Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Gerakan Masyarakat Pembangunan Indonesia (GMPI), dan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP). (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *