Terlilit Hutang | Toke Sparepart Motor Gantung Diri

MEDAN | Pemilik toko sparepart sepeda motor bernama Irwan Hariono (31) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi ruko yang dijadikan kantor dan tempat tinggal di Komplek Imperial Kort Jalan Pancing Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung, Rabu (6/5/2015).

KEPALA BARESKRIMDiduga korban nekad mengakhiri hidupnya dengan seutas tali lantaran frustasi karena hutangnya tak dikunjung dibayar oleh rekan bisnisnya.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh rekan bisnisnya Rudi yang datang ke ruko tempat usahanya.

Namun, saat digedor korban tidak kunjung membuka pintu. Akibatnya, Rudi pun memanggil tukang kunci untuk membuka ruko tersebut.

Setelah ruko terbuka, ia lalu masuk ke dalam, namun tidak menemukan korban. Alangkah terkejutnya mereka saat masuk ke kamar mandi dan menemukan korban gantung diri.

Personil Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi itu langsung turun kelokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD dr Pirngadi Medan, guna dilakukannya otopsi.

Salah seorang pekerja, Jonathan mengaku, dua bulan terakhir kondisi kantor tidak banyak aktivitas. Karena saat ini aktivitas kantor jual-beli sparepart tersebut hanya melakukan penagihan terhadap konsumen.

“Kantor kami distributor sparepart kendaraan sepeda motor. Jadi dua bulan terakhir ini hanya melakukan penagihan kepada konsumen-konsumen,” jelasnya.

Ia mengaku, sebelum meninggal korban sempat menanyakan mengenai hutang yang tak dikunjung dibayar. “Korban bilang ada toko di Jalan Bahagia payah kali nagihnya. Alasannya belum ada uang. Korban sempat juga kasih nasehat jangan main tangan (pukul) nanti payah,” akunya.

Ibu korban Jo Fong Sio (50) mengaku, korban sudah lama tidak pulang kerumah. “Sudah aku cari-cari dia (korban) beberapa hari ini. Ketika ku menemukannya dia (korban) sudah dalam kondisi gantung diri,” katanya.

Selama ini, anaknya tersebut terkenal dengan sikap yang baik terhadap temannya dan tidak memiliki musuh. “Baik anaknya. Tidak ada da (korban) memiliki musuh dalam berteman,” jelasnya.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Ronald Sipayung mengaku, korban murni gantung diri. “Tidak ada kita temukan tanda- tanda kekerasan di tubuh korban, jadi korban murni bunuh diri. Korban kita bawa kerumah sakit Pirngadi Medan guna dilakukan otopsi,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *