Rambut Imirgan Rohingya dan Banglades Dipangkas

LANGSA | Komunitas ACT (Aksi Cepat Tanggap) Aceh Tamiang melakukan aksi pangkas rambut bagi para pengungsi Rohingya dan Banglades.

Imigran-BangladesKEPALA BARESKRIMData yang diperoleh media ini, imigran Myanmar dan Bangladesh di posko pengungsian di Kuala Langsa berjumlah 677 orang, 421 diantaranya warga banglades yang rata-rata pria remaja, dimana 17 orang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Langsa dan seratusan orang lainnya juga masih dirawat di pos medis pengungsian.

Disela berbagai lembaga dan elemen masyarakat yang peduli terhadap Migran Myanmar dan Banglades dalam menyalurkan bantuan. Di sisi lain, Komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh Tamiang melakukan aksi pangkas terhadap ratusan imigran di pengungsian.

Menurut M Yacop Ripai, jurubicara ACT Aceh Tamiang, aksi potong rambut yang dilakukan untuk membedakan para pengungsi etnis Rohingya dan Banglades, agar kelihatan lebih bersih dan segar. Akan tetapi, warga Banglades tidak bersedia rambut dicukur habis. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *