Mahasiswa Teknik Mesin Fatek UMSU Ciptakan Lift Mini

MEDAN | Sejumlah mahasiswa program studi teknik mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FT UMSU) berhasil menciptakan lif mini berkapasitas 50 kg berdaya 370 watt dengan ketinggian 15 meter dan hemat biaya seharga Rp 6 juta ini menggunakan konsep manual logic.

lift mini FT UMSUKEPALA BARESKRIMMahasiswa tersebut adalah, Irwansyah, Muhammad Safdan, Sendi Handoko, Joko, Muri Irwanto, Syahrum, Arif Solihin, Khaidir Arfan dan Sugianto dibantu dosen pembimbing Munawar Alfansury Siregar ST MT segera mengaplikasikan dan sosialisasi jika ada fakultas lain yang berminat untuk memesannya.

Munawar Alfansury yang juga Wakil Dekan I didampingi Ketua Prodi Teknik Mesin Affandi ST ini menjelaskan, inovasi lift mini ini merupakan aplikasi mata kuliah teknologi tepat guna dan dasar mata kuliahnya fenoumatic dan hydrolic.

Walaupun memiliki ketinggian 15 meter dari permukaan tanah, namun lift mini ini dapat dikembangkan ukuran dan kapasitasnya dikembangkan sesuai luas bangunan yang akan digunakan untuk pemasangan lift ini.

“Inovasi mahasiswa ini pertama dan satu-satunya dikembangkan oleh mahasiswa teknik mesin FT UMSU dan akan diuji coba langsung penggunaannya gedung FT UMSU dari lantai I sampai lantai 3. Dengan kapasitas yang dimilikinya, lift mini tahan selama sehari penuh secara kontinu,” paparnya.

Irwansyah salah satu mahasiswa pencipta lift mini ini menambahkan, lift mini ini diuji di laboratorium teknik FT UMSU dan jika ada pemesan bisa diselesaikan untuk diproduksi dalam jangka waktu hanya 1 bulan saja selesai.

Dekan FT UMSU Rahmatullah ST MSc memberikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa prodi teknik mesin dan guru pembimbingnya yang telah membuat lift mini ini.

“Teknik identik dengan akademik, improvisasi, karya yang berharga dan produk keteknikan yang memiliki arti penting bagi keberhasilan suatu fakultas teknik dan universitas,” jelasnya.

Khusus karya mahasiswa teknik mesin yang telah menciptakan lift mini ini akan dapat diaplikasikan pula untuk pembuatan lift berskala besar. “Tetap berkarya menghasilkan produk-produk sesuai bidang ilmunyas masing-masing dan berguna bagi masyarakat luas,” pintanya.

Dia menyatakan, kesan buruk fakultas teknik yang sering menciptakan keonaran hendaknya dapat dihilangkan dengan mewujudkan prestasi dan karya nyata bukan karya kata. Untuk itu, kedepannya, FT UMSU akan terus mendorong mahasiswanya agar dapat bersaing dengan mahasiswa dan lulusan PT lainnya terutama menghasilkan karya –karya di bidang keteknikan.

Selain lift mini yang diciptakan tahun 2014 lalu juga terdapat beberapa karya dan inovasi mahasiswa FT UMSU lainnya, seperti produk alat penggiling pakan ternak dan mesin pemotong ubi dalam waktu dekat ini juga akan menyusul produk lainnya untuk diproduksi di tahun ini. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *