Penjual Gadis Perawan Dibawah Umur Diringkus

BELAWAN | Satuan Reskrim Polsekta Medan Labuhan berhasil mengungkap aksi perdagangan gadis, yang masih belasan tahun di kawasan Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut, Kamis (4/6/2015).

MUCIKARI BelawanKEPALA BARESKRIMTersangka SM (17), pelaku trafficking diringkus polisi di kawasan Desa Helvetia, di salah satu warung Ayam Penyet Pasar VI disaat petugas menyaru sebagai pemesan melalui mucikari SM dengan menggunakan telepon selulernya.

Setelah bertemu, mucikari ini menawarkan seorang wanita yang masih belia berinisial BC dengan harga Rp 3.500.000, untuk sekali berhubungan intim.

Setelah perjanjian sesuai petugas yang menyaru, memberikan uang sesuai dengan permintaan mucikari, kemudian mucikari ini menjemput wanita pelayan seks ini, selanjutnya secara bersama-sama menuju ke salah satu hotel di Medan.

Sebelum korban yang dijual ke salah satu hotel di Kota Medan, untuk melayani seksusal, mucikari tersebut dibekuk dan diamankan ke Mapolsekta Medan Labuhan.

Mucikari berinisial SM, yang diduga pelaku trafficking, yang masih berusia 17 tahun ini akhirnya tak bisa berkutik dihadapan petugas Kepolisian, setelah aksi penjualan wanita ke lekaki hidung belang terungkap.

Kapolsekta Medan Labuhan, Kompol Boy Jack Situmorang ketika dikonfirmasikan membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, mucikari yang diamankan ini mempunyai masih mempunyai enam wanita dibawah umur yang masih perawan.

Pelaku sudah satu tahun menggeluti sebagai mucikari dan selain di Desa Helvetia Deli Serdang, diduga kasus ini masih ada di Kota Medan dan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Akibat perbuatannya tersangka SM, terancam 15 tahun hukuman penjara, karena telah melanggar undang-undang tentang perlindungan anak.

Kini, Polisi masih mengejar sindikat pelaku lainnya, yang identitasnya dan keberadaannya sidah diketahui aparat Polisi, ungkap Kapolsekta Medan Labuhan ini. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *