Wakil Dubes Myanmar ‘Ogah’ Temui Pengungsi Rohingya

LANGSA | Beralasan keamanan, Mr Kyaw Soe Thien, Wakil Duta Besar (Dubes) Myanmar untuk Indonesia ‘ogah’ alias tidak bersedia menemui pengungsi etnis Rohingya yang ditampung di Pelabuhan Kuala Langsa bersama warga negara Bangladesh, (5/6/2015).

PENGUNGSI-ROHINGYAKEPALA BARESKRIMKedatangan Wakil Dubes Myanmar tersebut didampingi, Nur Ibrahim sebagai Kepala Seksi Penanggulangan Pengungsi Direktorat HAM dan Kemanusiaan Kemenlu RI.

Dari hasil pantauan di lapangan, pihak keamanan Polresta Langsa sebelumnya sudah mengantisipasi segala kemungkinan dengan mengerahkan personil secukupnya di lokasi penampungan pengungsi atas kunjungan pejabat dari negara Myanmar tersebut.

Sikap Kedubes Myanmar yang tidak mengunjungi warganya dipengungsian menurut Nur Ibrhim selaku Kepala Seksi Penanggulangan Pengungsi Direktorat HAM dan Kemanusiaan Kemenlu RI, usai pertemuan di Mapolres kepada wartawan, memang dalam kunjungan Kedubes Myanmar sejak awal kedatangannya ke Kota Langsa tidak ada agenda bertemu dengan pengungsi Rohingya.

Selain itu, lanjut Nur Ibrahim, mengapa pejabat Kedubes Myanmar ‘ogah’ menemui pengungsi Myanmar, hal ini untuk menghindari sesuatu dan lain hal yang tidak diinginkan. Karena bisa saja memancing kemarahan ketika pengungsi etnis Rohingya bertemu petinggi negara mereka.

Dimana, kedatangan petinggi Myanmar ke Aceh hanya melakukan dialog langsung dengan pemerintah daerah setempat yang menampung imigran. Dari hasil dialog yang diperoleh sebagai masukan tersebut selanjutnya disampaikan ke negara mereka.

Usai pertemuan singkat yang dipusatkan di Mapolresta Langsa tersebut, utusan dari Kedutaan Besar Myanmar untuk Indonesia kembali ke Jakarta.

Dalam pertemuan singkat di Mapolresta itu juga turut hadir Kapolresta Langsa, AKBP Sunarya SIK, Kepala Imigrasi Kelas II Langsa, Maman Budiman SH, Kadinsos Langsa, Drs Mursyidin Budiman, dan sejumlah pihak terkait lainnya. (man/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *