Kasus Korupsi KPU Sergai Menguap di Polda Sumut

MEDAN | Puluhan massa menyambangi Mapoldasu, melakukan unjukrasa tepatnya di depan gedung sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polda Sumut, Kamis (25/6/2015).

KEPALA BARESKRIMMassa mengatasnamakan Majelis Ikatan Perubahan Indonesia (MIMPI), dalam aksinya, menyikapi korupsi yang terjadi di Komisi Pemilihan Imum (KPU) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dalam bentuk penggunaan dana hibah sebesar Rp.1.349.341.300.00.

Kecuali itu, massa juga mengklaim terjadi tindakan korupsi pada tingkat PPK/PPS di 17 Kecamatan se-Kabupaten Serdang Bedagai sebesar Rp 7.785.055,000.00, yang hingga saat ini belum dipertanggungjawabkan. “Hal ini sesuai dengan audit badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Provinsi Sumatera Utara No 129/LHP/XVIII.MDN/12/2013 tanggal 31Desember 2013,” teriak Mukhtar Siregar.

Sementara dari dana yang diterima oleh KPU Kabupaten Serdang Bedagai sebesar Rp.1.803.054.200,00 diantaranya yang sudah dipertanggungjawabkan. Penggunaan dana priode bulan Oktober s/d Desember 2012 yaitu sebesar Rp.453.712.900,00.

Sedangkan penggunaan dana bulan Januari s/d Mei 2013 sebesar Rp 1.349.341,300,00, belum dipertanggungjawabkan yang mengakibatkan kerugian negara. Selain itu untuk dana yang diterima PPK/PPS pada 17 Kecamatan se-wilayah Kabupaten Serdang Bedagai sebesar Rp 11.230.813.000,00, yang sudah dipertanggungjawabkan adalah penggunaan dana priode bulan Oktober s/d Desember 2012 sebesar Rp 3.445.758.000,00. Sedangkan penggunaan dana bulan Januari s/d Mei 2013 sebesar Rp 7.785.055.000,00 belum dipertanggungjawabkan yang mengakibatkan kerugian uang negara.

“Kami meminta Kapoldasu lebih pro aktif menuntaskan kasus ini dan segera memanggil ketua KPU Kabupaten Serdang Bedagai, dan mengusut tuntas kasus duagaan korupsi yang ada di KPU Serdang Bedagai sesuai audit BPK RI Tahun 2013. Dan jika terbukti bersalah segera untuk menahan oknum-oknum yang bermain di KPU Kabupaten Serdang Bedagai,” teriak koordinator aksi Mukhtar Siregar.

Menanggapi aksi massa tersebut, Kompol H Jhony Siahaan dan Kompol Sory Siregar yang datang menemui puluhan massa mengatakan, pihaknya, sebagai petugas di bidang Humas Poldasu akan meneruskan apa yang menjadi tuntutan para pengunjukrasa.

“Percayalah Poldasu tetap komitmen memberantas kasus korupsi di Sumatera Utara, namun adik-adik harus sabar,” katanya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *