Baru 11 Kab/Kota di Sumut Miliki BNN Daerah

MEDAN | Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Ir H Tengku Erry Nuradi mengimbau seluruh Kabupaten/Kota di Sumut segera membentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Daerah. Dari 33 Kabupaten/Kota, hanya 11 daerah yang telah memiliki BNN Daerah.

Rakor BNN SumutKEPALA BARESKRIMImbauan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Aksi Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat dan Rehabilitasi Korban Narkoba Sumut di Gedung Binagraha Pemrintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Jl Diponegoro Medan, Senin (3/8/2015).

Hadir dalam acara itu perwakilan Polda Sumut, Kepala Bagian Pembinaan Bin Oprasi AKBP Baja Jibua, Direktur Pimansu Julkarnain Nasution, Kepala Kesbangpolinmas Sumut Drs H Eddy Syofian MAP yang juga selaku Ketua Panitia Rakor, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kota, sejumlah Kadis Kesehatan se Sumut dan unsur BNN lainnya.

Erry menyatakan, Indonesia, terutama Sumut, harus perang terhadap narkotika. Jika tidak, generasi muda akan menjadi korban sia-sia.

Fakta membuktikan, berdasarkan data BNN dan Polri, tersangka yang terjerat dalam lingkaran kejahatan narkoba tercatat sebanyak 43,767 kasus atau meningkat sekitar 23 persen dibanding tahun 2012 yang berjumlah 35.436 kasus.

Peningkatan serupa juga terjadi pada kalangan penyalahguna narkoba. Jumlah pengguna narkoba tahun 2008 di Indonesia sebanyak 3,3 juta jiwa dan tahun 2013 meningkat menjadi 4,5 juta jiwa. Sementara tahun 2015 diprediksi meningkat menjadi 5,2 juta jiwa.

“Ini merupakan ancaman serius yang harus mendapat penanganan serius pula. Potensi ancaman ini harus segera dihentikan agar tidak menjadi bom waktu yang dapat merusak generasi muda dan masyarakat,” tegas Erry.

Langkah strategis dalam perang melawan narkoba adalah dengan melakukan antisipasi, bukan menanggulangi dan rehabilitasu para pengguna semata.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Pencegahan tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah dan lembaga anti narkoba, tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat luas,” sebut Erry. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *