Timsus Anti Begal Tembak Penjambret Sadis

MEDAN | Kinerja Tim Khusus (Timsus) Anti Begal Satreskrim Polresta Medan patut diapresiasi. Timsus yang baru dibentuk tersebut telah berhasil mengungkap serta mengamankan beberapa pelaku Begal yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Medan.

anti begalKEPALA BARESKRIMTerakhir, Timsus tersebut berhasil mengamankan dua pelaku penjambretan di Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Senin (7/9/2015) dinihari.

Kedua pelaku yang dihadiahi timah panas oleh petugas tersebut adalah Surya Darma alias Surgem (29) warga Jalan Menteng VII, Gang Kenanga, Kecamatan Medan Denai dan Budi Sulaiman (23) warga Jalan Menteng VII, Gang Buntu, Kecamatan Medan Denai.

Kedua pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas pada bagian kakinya karena melawan dan mengancam petugas ketika hendak dibekuk.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Kompol Aldi Subartono yang didampingi Kepala Unit (Kanit) Pidanan Umum (Pidum) dan personil Satreskrim Polresta Medan menjelaskan bahwa penangkapan kedua tersangka berawal dari laporan korbannya, Betni Nurhaida Boru Nababan (74) warga Jalan Tuba IV, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di kawasan Jalan Menteng VII.

Kalung korban dijambret oleh kedua pelaku saat berada di Jalan Menteng VII, tepatnya di Gang Kelurahan pada (2/9/2015). “Kita beri tindakan tegas terukur karena kedua pelaku melakukan perlawan saat hendak diamankan. Selain mengamankan kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Supra X BK 6208 KP yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksi nekatnya sebagai barang bukti,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono.

Dikatakan mantan Kapolsek Medan Sunggal ini, kedua pelaku menjual hasil kejahatannya di kawasan Jalan SM Raja Medan. “Kedua pelaku menjual kalung yang dijambret seharga Rp 1,6 juta di pinggir Jalan SM Raja. Masing-masing pelaku memperoleh bagian yang berbeda, Budi mendapat bagian Rp 700 ribu dan Surya mendapat bagian Rp 300 ribu. Sisa uang Rp 600 ribu mereka habiskan untuk berfoya-foya,” jabar Aldi.

Dari pengakuannya, kata Aldi, pelaku kerap beraksi di Jalan Menteng VII dan Jalan Sisingamangaraja. “Kedua pelaku telah belasan kali melakukan aksi penjambretan. Pelaku terkenal sadis dalam melakukan aksinya, dan tidak segan- segan untuk membunuh korbannya jika melakukan perlawanan,” ungkap Aldi.

Imbas perbuatannya, kata Aldi, tersangka harus merasakan pengapnya rumah tahanan Satreskrim Polresta Medan, “kedua pelaku kita jerat dengan Pasal 365 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara,” tandas Aldi. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *