Usai Kecan, Harta Benda Dikuras

MEDAN | A Ping terpaksa menginap di sel tahanan Mapolresta Medan, Jalan HM Said Medan. Pemuda berusia 27 tahun yang masih turunan Tionghoa ini terlibat kasus kriminalitas.

CABULKEPALA BARESKRIMWarga Jalan Panglima Denai ini dilaporkan oleh Tanti Aliecya Putri yang mengaku kehilangan harta bendanya berupa handphone dan sejumlah uang yang ditotal mencapai Rp 3,5 juta.

Cerita punya cerita, sebelum korban kehilangan harta benda, sebelumnya ia ‘ditiduri’ oleh A Ping yang baru dikenal melalui jejaring sosial.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono SIK SH MH didampingi Kepala Unit (Kanit) Pidum Satreskrim Polresta Medan, AKP Bayu Samara Putra membenarkan penangkapan A Ping.

Dikatakan Kasat, tersangka ditangkap atas laporan korbannya, Tanti Aliecya Putri. “Usai berhubungan intim di salah satu wisma di kawasan Padang Bulan, pelaku kemudian menggasak harta benda milik korban lalu melarikan diri sewaktu korban sedang mandi,” kata Aldi.

Mantan Kapolsek Medan Sunggal ini menjelaskan, sesuai hasil pemeriksaan, tersangka sudah berungkali melakukan aksi serupa dengan modus yang sama. “Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka diketahui sudah tiga kali beraksi dengan modus yang sama,” jelas Aldi.

Imbas perbuatannya, sambung Aldi, hari-hari tersangka akan terasa panjang di rumah tahanan Satreskrim Polresta Medan. “Tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tandasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *