Kasus KDRT Anggota DPRD Sumut Damai?

MEDAN | Kasus penelantaran anak dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaporkan Hariyati Sari (35) yang merupakan istri dari Haji Ajie Karim, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Sumut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Medan akan dibawa kejalur perdamaian.

KEPALA BARESKRIMDi depan para penyidik PPA Polresta Medan, Haji Ajie Karim berniat berdamai dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

“Ini dari Haji Ajie Karim ada itikad baiknya mau bertemu dan menyelesaikannya secara kekeluargaan. Pengacaranya berjanji akan menghubungi kita bagaimana kita akan bertemu diluar. Karena saya tidak mau berakhir begini saja,” ujar Hariyati Sari kepada sejumlah wartawan di Mapolresta Medan, (17/9/2015).

Selain itu, Hariyati mengatakan ia tidak pernah membatasi pertemuan anaknya dengan Ajie Karim namun Haji Ajie Karim tidak juga menafkahi anaknya.

“Karena ada itikad baik dari Haji Ajie Karim maka kita coba selesaikan secara kekeluargaan tapi bukan berarti balik lagi sama dia. Dan, jika tidak ada niat baiknya, ya..dilanjutkan aja kasus ini,” terangnya.

Namun sayang, walaupun sudah tiga bulan melaporkan kasusnya ke Unit PPA Satreskrim Polresta Medan, hingga kini pihak Polresta belum juga mampu menetapkan status Haji Ajie Karim.

“Kemarin masih konfrontir saksi,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono melalui pesan singkatnya.

Seperti diketahui, Hariyati Sari (35), isteri anggota Komisi C DPRD Sumut, Haji Ajie melaporkan suaminya. Pasalnya ia menjadi korban dugaan KDRT dan penelantran anak, Selasa (2/6/2015) siang ke Polresta Medan dengan Nomor : STTLP/1412/VI/2015/SPKT Resta Medan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *