Makna Semarak Qurban 1436 H Tahun 2015

MEDAN | Ibadah kurban memiliki tiga makna utama bagi umat Islam yang digelar pada Idul Adha. Makna pertama adalah mendekatkan diri kepada Allah, kedua adalah mengajarkan saling berbagi kepada sesama dan ketiga menguji keikhlasan sekaligus menjauhkan diri dari sifat tamak.

Ibadah Kurban Sumut 2015KEPALA BARESKRIMHal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Ir H Tengku Erry Nuradi MSi usai menyaksikan penyembelihan sapi qurban di halaman Mesjid Daarul Azhar Jadid, Komplek Perumahan Villa Gading Mas, Jl Bajak 2, Kelurahan Harjosari II Medan Amplas, Kamis (24/9/2015).

Erry menyatakan, ibadah qurban bermula dari kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah melalui mimpi untuk menyembelih anaknya sendiri, Ismail. Dengan perasaan resah, Nabi Ibrahim kemudian menceritakan mimpi kepada isterinya. Demi mendekatkan diri kepada Allah, isteri Nabi Ibrahim menyatakan ikhlas.

Saat ingin Nabi Ibrahim ingin menyembelih, Allah mengganti Ismail dengan hewan qibas. Hewan qurban tersebut bermakna menguji keikhlasan Nabi Ibrahim.

“Dari keteguhan dan ketabahan hati Nabi Ibrahim, umat Islam dapat menarik tiga makna berqurban. Pertama, qurban bermakna mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berkurban manusia menyerahkan segalanya kepada Allah dengan kesunggguhan. Seperti halnya Nabi Ibrahim yang mengikhlaskan Ismail, putra paling dicintainya untuk diqurbankan. Ini merupakan bentuk penyerahan dirinya kepada Allah,” jelas Erry.

Kedua, berqurban mengajarkan manusia untuk berbagi kepada mukmin lain yang kurang mampu. Allah mempunyai alasan untuk memerintahkan manusia berkurban. Dengan adanya kurban kaum muslim yang kurang mampu ikut merasakan indahnya Islam.

“Kaum yang mampu harus berbagi dengan kaum yang kurang mampu. Dengan demikian, umat akan merasakan indahnya kebersamaan,” tambah Erry.

Ketiga, sebut Erry, dengan berkurban keikhlasan manusia diuji dari sifat rakus dan tamak akan harta benda yang disenangi saat dunia. Qurban berarti menyerahkan apa yang kita cintai dan kita sayangi dalam bentuk harta yang kita miliki.

“Jauhkan diri kita dari rasa tamak. Sifat tamak akan membuat kita lupa, bahwa diantara harta kita terdapat hak orang kurang mampu,” ujar Erry.

Erry berpesan kepada masyarakat Jl Bajak 2, Kelurahan Harjosari II Medan Amplas, untuk meningkatkan semangat berqurban pada tahun yang akan datang.

“Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berkurban, saya percaya akhuwah Islamiah akan terjalin semakin erat dan mendekatkan antara kaum yang mampu dengan kaum kurang mampu dalam kebersamaan,” harap Erry.

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi juga meresmikan renovasi pembangunan menara Mesjid Daarul Azhar Djadid. “Dengan dibangunnya menara masjid setinggi 45 meter, syiar Islam akan terus semarak dan berkumandang. Pembangunan menara ini bagian dari upaya memakmurkan masjid,” ujar Erry.

Erry yang juga selaku Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut ini juga berpesan agar menjadikan masjid sebagai wadah silaturahmi dan pergerakan membangun ekonomi masyarakat berbasis syariah.

“Mari kita maksimalkan manfaat masjid. Tidak hanya sebagai tempat ibadah dan tempat membaca Quran, tetapi juga menjadi pusat pembangunan ekonomi syariah,” harap Erry.

Sementara pantia kurban Badan Kenadziran Mesjid (BKM) Daarul Azhar Djadid, H Diurnawan QP mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 1436 H tahun 2015 ini sebanyak 21 ekor sapid an 5 ekor kambing. Hewan kurban tersebut merupakan qurban seratusan warga sekitar termasuk keluarga besar Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

“Alhamdulillah, tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun lalu hanya 20 ekor sapi ditambah 1 ekor kambing,” jelas Diurnawan.

Diurnawan menjelaskan, daging qurban dibagikan kepada 1.600 warga kurang mampu di sekitar masjid yang sebelumnya telah mendapat kupon.

“Tahun lalu hanya bisa 1.300 kupon. Tahun ini bertambah menjadi 1.600 kupon. Artinya ada 300 warga yang kurang mampu mendapat manfaat qurban tahun ini. Kita berharap tahun mendatang terus mengalami peningkatan,” harap Diurnawan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *