Seruan IPEPMA | Mahasiswa Jangan Ragu Pilih ‘BUDIMAN’

LABURA | Gegap gempita pesta demokrasi secara serentak akan berlangsung di 9 Desember 2015 di berbagai daerah. Tentunya akan sangat menarik simpati dari berbagai kalangan, terutama dari kalangan mahasiswa.

KEPALA BARESKRIMSebagai agent of change & control social, tentunya mahasiswa juga dituntut turut serta dan harus memberikan kontribusi didalam perkembangan dinamika perpolitikan yang terjadi, bukan menjadi penonton yang hanya menunggu ending dari cerita Pemilukada itu sendiri.

Setiap pemilih harus benar – benar cerdas dalam memilih calon kepala daerah yang akan menentukan masa depan dan percepatan pembangunan di daerah, serta tidak terjebak didalam pusaran politik paragmatis atau yang lebih dikenal dengan sebutan Money Politics, yang berasaskan NPWP (Nomor Piro Wani Piro).

Demikian disampaikan Sekretaris DPP IPEPMA (Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa) Labuhanbatu – Medan, Imam Septiansyah Marpaung terkait kesiapan DPP IPEPMA Labuhanbatu –Medan dalam mengawal Pemilukada serentak yang akan segera digelar.

Para pemilih sekarang harus lebih cerdas dalam menerima dan menganalisa setiap isu dan permasalahan yang berkembang dan terjadi, banyak trik yang akan digunakan untuk menjatuhkan popularitas dan kredibilitas setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Seperti halnya yang baru – baru ini menerpa sang Petahana di Kabupaten Labuhanbatu Utara, H Kharuddinsyah Sitorus SE yang akrab disapa Haji Buyung.

Calon Bupati Incumbent telah menjadi korban konspirasi segelintir oknum yang menginginkan jatuhnya popularitas beliau dengan cara membangun stigma negatif terhadap pasangan H Buyung dan Mas Dwi Prantara.

“Tentunya cara – cara seperti ini terkesan amat sangat tidak berkelas,” pungkas Imam Septiansyah Marpaung yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kesatuan Mahasiswa dan Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (KM3SU), Senin (5/10/2015).

Secara track record pasangan H Buyung dan Dwi Prantara yang paling berkompeten dan menjanjikan untuk memimpin Kabupaten Labuhanbatu Utara demi menuju Labura yang Sejahtera, Cerdas, Sehat serta Berbudi.

Tidak perlu diragukan lagi, bahwa H Buyung lah aktor intelektual dalam percepatan pembangunan percepatan pertumbuhan ekonomi di Labuhanbatu Utara.

Ditopang lagi dengan Mas Dwi Prantara yang ber-background-kan seorang birokrat, pengajar, serta tokoh kemasyarakatan tentunya juga akan sangat mengerti cara mewujudkan Labuhanbatu Utara yang terpelajar, Cerdas, Serta Berbudi dan Berbudaya.

“Pasangan ini benar – benar klop dan sangat menjanjikan, Budiman (Buyung & Dwi Mantap), Lanjutkan,” cetusnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *