Hasil Operasi Antik Toba II 2015 Poldasu Minim

MEDAN | Operasi Anti Narkotika (Antik) Toba II-2015 yang digelar Polda Sumut dan jajaran, hasilnya masih belum memenuhi target alias minim. Ini lantaran orang yang dijadikan target operasi tersebut tidak menetap pada satu tempat, melainkan berpindah-pindah.

KEPALA BARESKRIMHal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Helfi Assegaf didampingi Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (2/11/2015), di Mapoldasu.

Dikatakan, Operasi Antik Toba II-2015 digelar dalam rangka penindakan terhadap penyalahgunaan, pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut, imbuhnya, Polda Sumut dan jajaran telah mengungkap 374 kasus dengan tersangka sebanyak 482 orang, dengan rincian 38 orang target operasi (TO) dan 374 orang non target operasi (non TO).

Untuk daerah prioritas, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mengungkap 22 kasus dengan 37 orang tersangka terdiri non TO 29, dan TO 8 orang. Polresta Medan ungkap 162 kasus dengan tersangka 205 orang, non TO 193, dan TO 12.

Polres Pelabuhan Belawan 22 kasus dengan 25 orang tersangka, non TO 22, dan TO 3 orang. Polres Deli Serdang 30 kasus, dengan tersangka 37 orang, non TO 30, dan TO 7 orang. Polres Langkat ungkap 26 kasus dengan tersangka 29 orang, non TO 25, TO 4 orang.

Polres Tanjung Balai ungkap 12 kasus dengan tersangka 15 orang terdiri non TO 11 dan TO 4 orang. Sedangkan untuk daerah imbangan, Polres Tapanuli Tengah mengungkap 3 kasus dengan tersangka 3 orang.

Lalu, lanjut Helfi, Polres Simalungun ungkap 6 kasus dengan tersangka 8 orang, Polres Binjai 9 kasus dengan tersangka 11 orang, Polres Batu Bara 11 kasus dengan tersangka 15 orang, Polres Tanah Karo 4 kasus dengan tersangka 4 orang, Polres Nias 3 kasus dengan tersangka 3 orang, Polres Tapsel 12 kasus dengan tersangka 16 orang, Polres Asahan 7 kasus dengan tersangka 9 orang.

Polres Padang Sidimpuan 2 kasus, tersangka 5 orang, Polres Sergai 2 kasus, tersangka 3 orang, Polres Nias Selatan 1 kasus, tersangka 1 orang, Polres Pematang Siantar 7 kasus, tersangka 11 orang, Polres Madina 4 kasus, tersangka 7 orang, Polres Taput 1 kasus, tersangka 2 orang, Polres Sibolga 1 kasus, tersangka 1 orang, Polres Labuhan Batu 17 kasus, tersangka 23 orang, Polres Tebing Tinggi 8 kasus, tersangka 10 orang, Polres Samosir 1 kasus, tersangka 1 orang dan Polres Dairi 1 kasus, tersangka 1 orang.

“Adapun barang bukti yang disita sabu 5.000.43 gram, ekstasi 2.467 butir, happy five 258 butir, ganja 1.167.712,09 gram, pohon ganja 15.800 batang, ladang ganja 5 hektar, handphone 103 unit, sepeda motor 35 unit, mobil 7 unit, uang tunai Rp 7.601.000, dan air softgun 1 pucuk,” sebut Helfi. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *